HUT RI
Berita

Pawang Dilibatkan Cari Korban Hilang Diterkam Buaya

Hari Kelima Belum Ditemukan

FaseBerita.ID – Pencarian terhadap Ponidi (45) warga Parit Cina, Desa Simagalam kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara yang dikabarkan hilang diterkam buaya, pada Minggu (26/7/2020) lalu, belum ditemukan hingga Kamis (30/7/2020).

Sejumlah pawang buaya  telah diturunkan untuk mencari Ponidi, namun belum membuahkan hasil.

Nandi(58), warga sekitar lokasi menjelaskan, sejak dikabarkan hilang 5 hari lalu, warga dan tim pencari menyisir sekitar lokasi.

Menurut cerita Nandi, buaya di daerah itu sudah sering nampak bahkan sudah beberapa orang diterkam buaya. Namun tidak pernah ada korban jiwa, korban diterkam mengalami luka di bagian perut dan sekarang orang nya sudah sehat, termasuk salah satu korban ipar Ponidi. Ada juga warga yang diterkam dan mengalami luka di bagian kaki.

Baca sebelumnya: BKSDA Sumut Sampaikan Warning, Buaya Pemakan Warga Belum Ditemukan

Pantauan wartawan, hingga Pukul 14.00 WIB, Ponidi belum ditemukan dan petugas BPBD Labura,  BKSDA ,Basarnas , masyarakat serta pihak kepolisian telah melakukan penyisiran di sungai parit cina Desa Samangalam hingga ke persimpangan alur sungai Aek Natas, sungai Kualuh.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Labura melalui Kabid Kedaruratan dan Bencana Sukardi mengatakan, pencarian hari ini sudah hari yang ke lima tapi belum membuah kan hasil.

” Warga ada juga membawa pawang buaya untuk upaya pencarian Ponidi hingga siang ini belum membuahkan hasil. Tapi entah nanti sore atau nanti malam semoga ada hasil. Tadi upaya dari pawang Buaya nampaknya memberikan sinyal tanda-tanda. Jadi kita berdoa saja semoga Ponidi ditemukan,” ucap Sukardi.

Sebelumnya, Ponidi dilaporkan hilang usai diterkam buaya di Sungai Parit Cina, Desa Simagalam, Kualuh Selatan, Labura.

Korban bersama istri pergi ke kebun sawit miliknya dengan menggunakan perahu menyeberangi sungai. Setibanya di kebun sawit miliknya, korban turun dan mengikat perahunya di pinggir sungai. Ketika membuah sawit, buah sawit jatuh ke bibir alur sungai. Naas, saat turun ke sungai untuk mengambil buah sawit, korban langsung diterkam buaya dan hilang.

Istri korban yang melihat kejadian itu merasa shok dan memberi tahukan peristiwa itu kepada warga dan pemerintah setempat. Atas laporan itu Tim BPDB Labura, Polisi juga TNI dibantu warga sekitar melakukan operasi pencarian. (st/fi)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button