Berita

Pasien Rujukan Asal Siantar Negatif Suspect Covid-19

FaseBerita.ID – Pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM), Medan, Kamis (12/3) sore, setelah menjalani pemeriksan dinyatakan negatif suspect virus corona (Covid-19). Pasien tersebut akhirnya diperbolehkan pulang ke asalnya.

Kasubbag Humas RSUP HAM Rosario Dorothy Simanjuntak (Rosa) membenarkan pihak rumah sakit ada menerima pasien rujukan dari salah satu rumah sakit plat merah di daerah Sumut.

“Pasiennya baru saja sampai sekitar pukul 16.20 WIB. Kami periksa dulu ya belum tentu juga suspect Covid-19, harus diperiksa dulu,” ujar Rosa yang dikonfirmasi via pesan whatsapp sekitar pukul 16.35 WIB.

Disinggung jenis kelamin pasien tersebut dan dari rumah sakit mana dirujuk, Rosa tak bisa menyebutkan. Alasannya, karena sudah peraturan dari pusat.

Baca sebelumnya: Diduga Suspect Virus Corona, Satu Pasien RS Tentara Siantar Dirujuk ke Medan

“Peraturan dari Pusat kan enggak boleh lagi sebut identitas, termasuk asal rumah sakit dan daerah, maaf ya,” ucapnya.

Rosa menyebutkan, setelah diperiksa oleh tim medis sekitar satu jam ternyata hasilnya negatif suspect Covid-19. Selanjutnya, pasien tersebut dipulangkan sekitar pukul 18.00 WIB.

“Pasiennya sudah kami pulangkan, bukan suspect Covid-19. Pasiennya hanya mengalami batuk ringan, cuma itu saja, tidak ada gejala lain,” katanya.

Baca sebelumnya: Kadis Kesehatan: Warga Siantar Baru Pulang dari Luar Negeri akan Dipantau

Ditanya apakah pasien itu dipantau selama 14 hari ke depan, Rosa menyatakan tidak.

“Jadi heboh karena dia baru pulang dari Arab. Makanya kami bilang kasih kami waktu dulu kami periksa. Status pasien tersebut PBJ (Pulang Berobat Jalan) dan tidak dipantau selama 14 hari,” tandas Rosa.

Informasi dihimpun, pasien yang dirujuk tersebut sempat dirawat di RS Tentara Pematangsiantar karena mengalami batuk dan flu setelah pulang umrah dari Mekkah. Karena terindikasi suspect virus corona, maka pasien tersebut dirujuk ke RSUP HAM.

“Masih dalam pengawasan pihak rumah sakit, pasien diperkirakan berusia 50 tahun dan baru saja pulang umrah beberapa hari lalu,” kata Kepala RS Tentara Pematangsiantar dr Mayor Hady Zulkarnain kepada wartawan, Rabu (12/3) sekitar pukul 15.00 WIB.

Hady menuturkan, setibanya di Kota Pematangsiantar pasien tersebut mengalami gejala batuk dan flu. Seterusnya, pasien datang ke rumah sakit pada Rabu (11/3) malam untuk berobat.

“Pada saat pasien datang, pihak rumah sakit melakukan penanganan medis dan kita masukkan ke ruang isolasi,” jelas Hady sembari menambahkan, pasien diberangkatkan dari RS Tentara sekitar pukul 13.30 WIB untuk dirujuk ke RSUP HAM. (ris/smg)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button