Berita

Pasca Ada Warga Dinyatakan Positif, Nagori Bangun Pane Isolasi

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Simalungun, Nagori Bangun Pane, Kecamatan Dolok Masagal, diisolasi.

Isolasi ini dilakukan setelah salahseorang warganya status PDP meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19, Kamis (2/4/2020).
Hal itu dibenarkan Pangulu Nagori Bangun Pane Jhon Marulitua Lingga, Sabtu (4/4).
“Untuk sementara Nagori Bangun Pane diisolasi. Tidak ada yang bisa ke luar masuk. Hanya itu yang bisa kita lakukan menunggu kebijakan lainnya,” kata Jhon Marulitua Lingga.

Demikian juga aktifitas di daerah itu khususnya yang bisa mengumpulkan massa seperti warung tuak dan warung kopi sudah ditutup. Setiap warga hanya diperbolehkan ke ladang masing-masing.
” Kalau ke ladang tetap kita perbolehkan. Karena hanya itu yang busa membuat warga merasa nyaman. Sibuk di ladang masing-masing. Kalau sudah malam, ya mereka isolasi di rumah sendiri,” katanya sembari mengatakan,

Pasca Bupati Simalungun mengumumkan warga PDP yang meninggal tersebut positif Covid-19, pihaknya langsung melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah maupun lingkungan keluarga korban, Jumat (3/4). Sementara keluarga korban sudah melakukan isolasi mandiri sejak seminggu lalu.

Selain menutup warung, pihaknya juga menghentikan aktifitas ibadah. Seperti partonggoan dan ibadah minggu ditutup untuk sementara.

Hanya saja, kata Pangulu, pihaknya membutuhkan APD khususnya masker dan sarung tangan.
“Untuk sekarang ini, itu yang kita butuhkan. Masker da. Sarung tangan. Apalagi sekarang kampung ini sudah diisolasi,” sebutnya.

Musibah ini ternyata membuat masyarakat setempat merasa khawatir. Apalagi kasus seperti itu baru pertama kali mereka dengar.
“Takut juga. Apalagi penyakit ini katanya bisa menular. Kita berharap semoga ujian ini cepat berakhir,” kata Boru Purba, warga setempat. (des)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button