Berita

Partai Gerindra Resmi Usung Bobby-Aulia di Pilkada Medan

FaseBerita.ID – Calon Wakil Wali Kota yang bakal mendampingi Bobby Afif Nasution di Pilkada Medan 2020 akhirnya mengerucut ke satu nama.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut, anggota DPRD Kota Medan Aulia Rahman menjadi kandidat terkuat mendampingi Bobby.

“Saat ini Aulia Rahman menjadi kandidat terkuat menjadi (calon) Wakil Wali Kota yang bersanding dengan PDIP,” kata Dasco melalui pesan suara, Selasa (4/8).

Sebelumnya, ada dua kader Gerindra yang disebut-sebut menjadi kandidat pendamping Bobby. Selain Aulia, sosok lainnya adalah Ihwan Ritonga. “Saudara Ihwan Ritonga sudah dipercaya untuk jadi ketua DPC Kota Medan,” jelasnya.

Dasco mengatakan, Gerindra bersama PDI Perjuangan dan beberapa partai lain saat ini masih membahas calon Wakil Wali Kota Medan yang akan berpasangan dengan Bobby Nasution. Namun Dasco menyebut, pencalonan Pilkada Medan akan segera final dalam waktu dekat. “Perkembangan lebih lanjut bagaimana dan finalisasinya bagaimana, akan segera kami sampaikan dalam pekan depan,” ujar Wakil Ketua DPR RI ini.

Menyikapi ini, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut, Robert Lumbantobing mengatakan, pihaknya sedari awal memang mendorong kadernya untuk menjadi pendamping Bobby Nasution. “Oh iya. Artinya, kita mendorong kader juta sebagai wakil itu. Kalau kita, kita dorong Aulia Rahman. Cuma masih partai lainkan dinamis diskusinya, kita berharap dipilih dari Gerindra, Aulia Rahman,” ujarnya ketika dikonfirmasi.

Bobby Nasution – Aulia Rahman, kata dia, masih menunggu keputusan resmi dari DPP. “Inikan harus banyak juga partai pengusung Bobby seperti Golkar, Nasdem, kita gak tahu apakah mereka mengusung kadernya. Saya kira Bobby yang akan menjadi penentu,” jelasnya. “(Kami) mendorong jadi wakil beliau, tentu kita sebagai partai. Sebagai pemegang kursi terbanyak ke dua, sama dengan PDIP, wakil kita menjadi prioritas, kader dari kita,” imbuhnya.

Dengan ketentuan yang berlaku, lanjut Robert, Aulia Rahman harus mengajukan pengunduran diri dari jabatan Anggota DPRD Kota Medan ketika mendaftar ke KPU sebagai calon Wakil Wali Kota Medan. “Siapapun yang didorong untuk itu siap, tunduk patuh akan perintah partai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ihwan Ritonga mengaku, sampai saat ini dirinya belum menerima surat resmi dari DPP Partai Gerindra, sehingga dirinya belum dapat memastikan apakah partainya akan mengusung Bobby atau tidak. Namun begitu, ia tidak menyangkal kalau sinyal-sinyal dukungan itu memang ada. “Info-infonya memang begitu (dukung Bobby), tapi kita kan di DPC belum terima surat resmi dari DPP, kita kan masih menunggu di DPC,” jawab Ihwan kepada Sumut Pos, Selasa (4/8).

Ihwan juga tidak menampik bila Gerindra menginginkan kadernya menjadi calon Wakil Wali Kota Medan mendampingi Bobby. Menurutnya, ada tiga nama yang sudah mereka usulkan ke DPP. “Itu biarlah jadi kewenangan DPP, nanti kan juga akan diumumkan siapa yang akan diusung, yang jadi wakil dan seterusnya,” sebutnya.

Sementara, Aulia Rahman yang dimintai tanggapannya, enggan menjawab tegas. “Oh kalau itu tanya sama Ketua DPC sajalah, tanya sama Ihwan. Nggak saya lah yang jawab itu,” jawab putra tokoh masyarakat Medan Utara, H Razali Doyong itu singkat lewat sambungan telepon.

PDIP Juga Inginkan Wakil

Terpisah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Robi Barus mengisyaratkan kalau partainya juga menginginkan kadernya mendampingi Bobby di Pilkada Medan. Menurutnya, bukan hanya Gerindra yang berhak mengusulkan nama-nama kader yang akan menjadi pendamping Bobby, PDIP juga punya hak dan peluang yang sama.

“Ya silakan saja kalau Gerindra usulkan nama kadernya jadi wakil Bobby, itu hak Gerindra. Tapi PDIP juga tegas, kami juga sudah usulkan tiga nama untuk dijadikan sebagai wakil Bobby. Kalau Gerindra merasa berhak karena punya 10 kursi di DPRD Medan, PDIP juga punya 10 kursi dan kami lah partai pemenang Pemilu 2019,” tegasnya.

Karenanya, Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan itu berharap, DPP berkenan mengusung kader PDIP menjadi wakil Bobby. “Tapi itukan keinginan kita. Di sisi lain, kami juga memahami bila keputusan ada di tangan DPP. Kami serahkan sepenuhnya kepada DPP, itu hak DPP. Nantinya, kami di DPC siap menjalankan dan memenangkan siapapun yang akan dipilih dan diputuskan DPP,” tutupnya. (smg)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button