Berita

Parbetor Ditangkap saat Jajakan Ganja: 2,8 Kilogram Ganja Diamankan

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Polisi menangkap seorang parbetor dari kawasan Jalan Tongkol, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sibolga Kota. Dari tangan pria berinisial AS (34) tersebut, ditemukan ganja 2 bal ganja. Tak hanya itu, ada juga 496 paket kecil ganja siap edar.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, penangkapan AS dilakukan pada Senin (15/7/2019) lalu.

Bermula dari informasi masyarakat yang diterima Satuan Reserse Narkoba, kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap AS saat menjajakan barang haramnya.

“Setelah dihentikan, pada tas sandang merk Converse yang dipakai tersangka ditemukan bungkusan daun ganja, terbungkus kertas warna coklat. Setelah dihitung, jumlahnya 216 bungkus. Kemudian ada 2 unit HP masing-masing merk Strawbery dan merk Oppo serta uang Rp300 ribu. Dari hasil tes, urine tersangka positif mengandung marijuana,” kata Sormin, Sabtu (20/7/2019) lalu.

Tak sampai disitu, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka di Mapolres Sibolga, diketahui bahwa masih ada barang bukti lainnya yang disimpan di rumah tersangka. Dari hasil penggeledahan, di atas asbes rumah tersangka ditemukan 2 bal daun ganja kering, masing-masing beratnya 1 Kg. Kemudian, di bawah tempat tidur ditemukan lagi sebanyak 280 paket kecil.

“Hasil interogasi, tersangka menerangkan bahwa sebahagian ganja masih ada disimpan di rumah. Kemudian, dilakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan di kediaman tersangka di Jalan Gatoto Subroto, Lingkungan V, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Tapteng. Dari atas asbes pada kamar tidur, ditemukan dua bungkus besar daun ganja yang dilapis lakban warna cokelat yang disimpan dalam tas berbahan jeans warna biru merk Aimaco. Lalu, di bawah tempat tidur juga ditemukan sebuah kantongan plastik warna hitam, berisi bungkusan daun ganja. Setelah dihitung jumlahnya 280 bungkus. Setelah ditimbang, total berat ganja paket kecil seberat 0,8 Kg. Jadi total keseluruhannya, 2,8 Kg,” terangnya.

Kepada penyidik, tersangka mengaku membeli ganja tersebut seharga Rp3.500.000 per kilogramnya dari seseorang yang identitasnya telah dikantongi polisi dari salah satu tangkahan, Kamis (11/7/2019). Namun, saat itu, tersangka baru membayar Rp1.800.000. Tersangka berjanji, setelah barang habis terjual, sisanya baru dia lunasi.

“Kamis (11/7/2019), tersangka menghubungi orang yang menjual ganja. Dia minta sebanyak 3 kilogram dengan harga disepakati Rp3.500.000 per kilogram. Jumat (12/7/2019) sekira pukul 09.30 WIB, tersangka ditelepon oleh penjual ganja dan menyuruh datang ke sebuah tangkahan. Ganja diterima sebanyak 3 bal atau 3 kg. Tersangka memberi uang Rp1.800.000, dengan ketentuan bila ganja sudah habis terjual, sisanya akan dilunasi,” ungkap Somin menjelaskan sesuai keterangan tersangka.

Kemudian, tersangka mempaketi ganja sebanyak 1 kg menjadi paket kecil siap edar. Hari itu juga, tersangka telah menjual sebanyak 30 paket. Sementara, sisa ganja, sebanyak 2 bal dimasukkan ke dalam tas bahan Jeans warna biru merk Aimaco dan disembunyikan di atas asbes, di kamar tidurnya.

“Senin (12/7) pagi hari, tersangka keluar dari rumah dengan membawa bettor. Pada pinggang tersangka melilit tas sandang merk Converse berisi 216 paket yang siap dijual ke daerah Sibolga Julu. Sekira pukul 18.00 WIB, masuk SMS yang isinya memesan ganja Rp50 ribu dan ditunggu di Kebun Jambu. Ketika tersangka melintasi dari Jalan Tongkol, tersangka diamankan petugas dan menemukan barang bukti,” pungkasnya.

Tersangka kini ditahan di RTP Mapolres Sibolga. Kepadanya dikenakan pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 112 ayat 2 dari Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (ts)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close