Berita

Panti Asuhan Putra Muhamadiyah Butuh Dana Rp2,2 Miliar

KISARAN, FaseBerita.ID – Pembangunan Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Asahan mulai dikerjakan. Hanya saja, panti asuhan ini membutuhkan dana sekitar Rp2,2 miliar untuk pembangunan.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh anggota DPR RI Nasril Bahar, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Hasyimsyah Nasution, Ketua PDM Asahan M Akhyar serta sejumlah tokoh Muhammadiyah di Asahan, Kamis (7/3) siang.

Dalam kesempatan itu, Nasril Bahar langsung mengumumkan sejumlah bantuan untuk pembangunan panti asuhan. Di antaranya dari perusahaan PT Hutama Karya sebesar Rp300 juta, bantuan CSR Rp180 juta dari PT Bukit Asam di Palembang ditambah bantuan pribadinya senilai Rp30 juta.

Bupati Asahan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Taufik ZA menambahkan Pemkab Asahan sangat mendukung penuh segala bentuk kegiatan sosial apalagi yang telah dilakukan Muhammadiyah saat ini, dan sudah menunjukkan kontribusinya bagi bangsa.

“Melalui Bupati saya sudah menyampaikan soal pembangunan panti ini. Kami tunggu usulan pembangunan panti asuhan ini dalam bentuk proposal. Di sini ada Kabag Kesra yang bisa merekomendasikan. Segera diajukan biar bisa ditampung dalam PAPBD tahun ini,” jelas Taufik.

Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Hasimsyah Nasution mengapresiasi usaha panitia pembangunan amal usaha Muhammadiyah untuk menjadi lebih baik.

“Muhammadiyah tak pernah berhenti membangun amal usaha. Kalau ada acara-acara di persyarikatan Muhammadiyah, ada dua hal yang tak boleh ditinggalkan yakni tausiah dan kas,” ujarnya.

Sebelumnya, ketua panitia pembangunan dr Ansyaruddin Nasution menyebutkan untuk menyukseskan pembangunan tersebut panitia membutuhkan anggaran dana sebesar Rp2,2 miliar dengan pondasi empat lantai dan tahap awal pembangunannya dilakukan dua lantai dengan luas lahan 21,5 X 26 meter dan perencanaan luas bangunan 19 X 22 meter.

Nantinya Panti Asuhan Putra tersebut akan menampung 50 anak lelaki, dengan masa pembangunan satu tahun. Dalam acara peletakan batu pertama itu juga berhasil dihimpun infaq pembangunan sekitar Rp450 juta. (Per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button