Berita

Pangdam I/Bukit Barisan Minta Jajarannya Nol Pelanggaran

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Minggu (17/3) sore, Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjend TNI MS Fadilah tiba di Kota Padangsidimpuan, tujuannya ke Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 123/Rajawali. Lalu, Senin (18/3), Pangdam pun berolahraga bersama para prajurit dan meminta agar seluruh kesatuan menargetkan nol pelanggaran.

Olahraga jalan sehat dan senam aerobik bersama Pangdam I/BB ini diikuti Danrem 023/KS Kolonel Inf Tri Saktiyono, As Intel Kasdam I/BB Kolonel Inf Dwi Lagan Syafrudin, As Ops Kasdam I/BB Kolonel Inf Togu Parmonangan, As Log Kasdam I/BB Kolonel Inf Irfan Afandi, Para Kasi Rem 023/KS dan Kabalak Rem 023/KS juga Danyon 123/RW Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing Sip serta Seluruh Dandim Jajaran Korem 023/KS.

Usai berolahraga, Mayjend TNI MS Fadhillah kemudian memberikan pengarahan, agar seluruh perajurit meminimalisir pelanggaran, dan menargetkan nol pelanggaran.

“Baru saja kita menonton Film, itu merupakan Film Akumulasi yang kita lakukan. Negeri ini mau bergoyang goyang kita yang jaga. Negeri mau gejolak kita yang jaga. Tugas kamu sebagai Prajurit itu sangat mulia. Sebagai Prajurit bukanlah sebagai Profesi tapi sebagai panggilan jiwa kita kepada Bangsa,” ungkapnya.

Kemudian, meski pun situasi aman, katanya, seluruh Prajurit harus selalu siap sedia, sebab ada negara lain yang ingin menguasai dan memecah belah negeri.

“Ada 14 Tugas yang perlu kita pahami semua, itu tugas yang tak enak diantaranya membantu masyarakat dan pemerintah. Saya juga ingin menyampaikan bahwa sewaktu saya menjabat sebagai Danyon 330 saya selalu lari dari rumah ke kantor, saya lari makanya itu saya sadari akan tugas sebagai Prajurit. Hidupnya Parjurit bukan dari Tradisi Satuan melainkan dari Profesi,” tuturnya.

“Saya juga mau menyampaikan bahwa Kodam I nomor dua pelanggaran di Indonesia diantaranya disersi, narkoba, KDRT dan Lalin maka dari itu saya minta Nol Pelanggaran,” imbuhnya menegaskan perintah.

Panglima yang meliputi empat provinsi sebagai wilayah teritori ini, mengajak seluruh Prajurit TNI untuk menjaga netralitas dalam pesta demokrasi yang sebentar lagi dihelat ini. “TNI – Polri harus netral. Netralitas harus dijaga, janganlah kita terlibat di dalam Pesta Demokrasi Pilpres dan Pileg,” tegasnya menutup pengarahan.

Terakhir sebelum beranjak, Pangdam juga memberikan bingkisan dan apresiasi kebanggaan kepada Prajurit Yonif 123/RW yang berprestasi. (san)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button