Berita

Pak Heribertus, Tangkap Pelaku Pemukulan Balita di Sihaporas!!

FaseBerita.ID – Pekerjaan Rumah (PR) bagi Kapolres Simalungun yang baru, AKBP Heribertus Oppusunggu. Kapolres diminta segera mengusut kasus pemukulan terhadap warga serta balita di Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Permintaan itu disampaikan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (Bakumsu).

Lembaga ini melalui siaran persnya, Kamis (19/9/2019) mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL) di Sihaporas, beberapa waktu lalu.

Disebutkan, PT TPL telah melakukan pemukulan terhadap masyarakat yang sedang menanam jagung di tanah adat di Sihaporas, Senin (16/9/2019).

Saat masyarakat sedang beraktivitas menanam jagung, tiba-tiba pihak PT TPL yang dikomandoi Humas TPL Sektor Aek Nauli, BS menghampiri mereka dan melarang menanam jagung. Kemudian merampas paksa cangkul serta berlanjut memukul warga. Bahkan Mario Ambarita (3) yang sedang digendong orangtuanya, terkena pukulan.  Warga segera menyelamatkan korban dan melarikan balita tersebut ke Puskesmas Sidamanik.

Sekretaris Eksekutif Bakumsu, Manambus Pasaribu menyebutkan tindakan represif yang dilakukan pihak PT TPL sudah beberapa kali terjadi kepada warga. Dan sudah beberapa kali pula dilaporkan warga ke Polsek Sidamanik.

Namun Polsek Sidamanik menyarankan untuk membuat pengaduan langsung ke Mapolres Simalungun.

Sebagaimana diketahui, masyarakat adat Sihaporas telah tinggal di wilayah adat tersebut sejak turun-temurun bahkan hingga generasi kedelapan.

Dikatakan Manambus, tindak kekerasan kepada masyarakat dinilai terlalu brutal dan merupakan tindakan represif kepada masyarakat.

“Masyarakat telah membuat pengaduan ke Polres Simalungun bersama pendamping hukum dari Bakumsu dan pengaduan telah diterima. Satu orang korban yang tidak bisa berjalan keluar dari desa tidak dapat melapor ke Polres Simalungun dan masih menjalani perawatan,” ujarnya.

Bakumsu meminta Polres Simalungun mengusut tuntas peristiwa pemukulan terhadap para masyarakat adat di Sihaporas.

“Kami mendesak Kapolres Simalungun menangkap dan menahan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak. Dan meminta pemerintah untuk mengakui hak-hak masyarakat Sihaporas atas wilayah adatnya,” ujarnya. (pra)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker