Berita

PAD Asahan 2019 Tak Capai Target

FaseBerita.ID – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Asahan 2019 tak mencapai target. Dari target Rp 167,8 miliar, jumlah PAD yang dicapai hanya sebesar Rp 149,6 miliar.

“Realisasi PAD tahun 2019 kita tahun ini 89,18 persen jika dibandingkan dengan target,” kata Kepala Badan Pengelolaan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Asahan Sorimuda Siregar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Kisaran, Jumat (30/1).

Menurut Sorimuda, salah satu faktor tidak tercapainya target akibat target PAD 2019 terlalu tinggi, jika dibandingkan dengan potensi daerah yang ada. Hal itu diperparah dengan rendahnya kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak untuk membayar kewajibannya. “Jadi ada beberapa faktor. Selain target yang terlalu tinggi, kesadaran wajib pajak untuk membayar kewajibannya juga masih rendah,” katanya.

Dari data yang diterima dari Bappenda Asahan, jumlah realisasi PAD 2019 dari sektor Pajak Daerah sebesar Rp 55,1 miliar. Jumlah tersebut 76,5 persen dari Rp 71,99 miliar, target Pajak Daerah 2019. Kemudian, retribusi daerah sebesar Rp 7,08 miliar, atau 75,49 persen dari target Rp 10,38 miliar.

Sedangkan dari dua sektor PAD lainnya, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah memenuhi target.

Perolehan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 8,7 miliar, sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 78,8 miliar.

Kendati demikian, Sorimuda menegaskan bahwa pihaknya tetap optimas dapat meningkatkan perolehan PAD pada 2020. Berbagai upaya akan dilakukan guna meningkatkan PAD.

“Nanti akan kita evaluasi kembali. Tapi kita optimis bisa meningkatkan PAD untuk tahun 2020,” tutup Sorimuda. (per)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker