Berita

Optimalkan Jaringan Irigasi Warga Pusuk I Bangkitkan Tradisi Marbondar

FaseBerita.ID – Warga Desa Pusuk I, Kecamatan Parlilitan, Humbahas, membangkitkan kembali tradisi marbondar yaitu sebuah kearifan lokal untuk memperbaik (merawat) saluran irigasi dengan cara bergotong royong.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aek Buaton, Senin (10/2). Ini bertujuan untuk mengoptimalkan kembali fungsi irigasi Aek Buaton dalam menunjang pertanian warga desa tersebut.

Kegiatan marbondar meliputi pembersihan, pelebaran serta pengerukan saluran sepanjang lebih kurang 3000 meter dengan melibatkan warga, perangkat desa dan BPD.

Kepala Desa Pusuk I Juni Mahulae mengatakan, marbondar merupakan salah satu budaya peninggalan para pendahulu yang patut diteladani, serta dipertahankan. Marbondar dapat menjalin keakraban dan rasa kebersamaan dalam mengerjakan sesuatu.

“Dengan demikian, pekerjaan sesulit apapun dapat dituntaskan. Jadi, masyarakat merasa memiliki, sehingga semua merasa bertanggungjawab untuk menjaga dan merawat hasil pekerjaan tadi,” kata Juni.

Ada sekitar 85 hektare hamparan yang berpotensi dijadikan persawahan apabila saluran irigasi Aek Buaton berfungsi dengan baik. Namun, karena keterbatasan debit air akibat saluran kurang memadai, maka hanya sebagian warga saja yang dapat mengolah lahannya. “Malah, banyak warga tidak lagi mengusahai sawahnya karena air tidak mencukupi,” terang Juni.

Oleh karena itu, warga bersama pemerintah desa, sepakat untuk mengoptimalkan irigasi Aek Buaton dengan cara marbondar (gotong royong) berkelanjutan, agar nantinya warga dapat kembali mengolah sawahnya. “Ini adalah kedua kalinya kami marbondar. Sebelumnya, kami juga telah merbondar di sana (Aek Buaton, red)  pekan lalu,” tukasnya.

Diutarakannya, ada beberapa titik yang sudah dibangun oleh Pemkab melalui dinas terkait. Dan untuk itu, pihaknya juga akan tetap bermohon kepada pemerintah agar melanjutkan pembangunan irigasi dimaksud meskipun secara bertahap. “Lebih kurang 1 km lagi yang benar-benar butuh penanganan,” terangnya.

Saat ini masyarakat tengah mempersiapkan berkas untuk pembentukan Perkumpulan Petani Pamakai Air (P3A) Aek Buaton agar pengelolaan irigasi lebih tertata dengan adanya kepengurusan. “Kita fasilitasi. Ini tentunya demi peningkatan kesejahteraan warga Desa Pusuk I melalui sektor pertanian, sejalan dengan program pak bupati menjadikan Humbahas Hebat,” tandasnya.

Ketua BPD Pusuk I Leo Mahulae   mengapreasi kegiatan itu.  Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi Kades ini sangat bermanfaat bagi warga, mengingat irigasi merupakan kebutuhan urgent bagi petani di Desa Pusuk I.

“Dengan begitu, kita mengharapkan hasil panen dapat meningkat. Kami juga berharap, dalam hal ini pemerintah dapat membantu,” pintanya. (sht)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button