Berita

Oknum Polisi Dipukuli Adik Terduga Bandar Sabu

SIANTAR, FaseBerita.ID – Salah seorang Personel Sat Narkotika Polres Siantar dipukuli saat menjalankan tugas. Pelakunya diduga adik bandar sabu berinisial JL alias Jameng (40) warga Jalan Catur, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat.

Sebelum kejadian, Minggu (12/1) sekira pukul 10.30 WIB, Tim Opsnal Narkoba mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebut Jameng adalah bandar sabu yang sangat meresahkan warga sekitar. Petugas kemudian melakukan penggrebekan.

Namun, setibanya di lokasi (rumah) Jameng, polisi tidak menemukan Jameng. Petugas hanya mendapati AL alias Mamad (38), adik kandung Jameng.

Saat Mamad turut diamankan, dia berontak. Bahkan Mamad sempat memukuli anggota Tim Opsnal yang sedang bertugas. Sehingga proses penangkapan Mamad berlangsung alot, meski akhirnya pasrah dibawa polisi.

“Benar bang. Tadi pagi ada penggerebekan disini. Tapi si Jameng tidak ada di rumah,” kata tetangga Jameng.

Menurut pria yang tidak ingin namanya dipublikasikan ini mengatakan, saat penggerebekan, polisi hanya menemukan adik Jameng.

“Itulah si Ahmad. Mungkin karena adiknya, wajah mereka mirip. Makanya polisi langsung menangkap dia. Tapi mungkin bisa jadi si Ahmad tidak terima diamankan polisi. Makanya dia sempat mukulin polisi tadi. Lagian ramai orang tadi ke sini. Ada setengah jam lah baru si Ahmad dibawa polisi,” bebernya.

“Sedangkan si Jameng, dia masih buron kurasa bang. Karena dialah bandar besarnya di kampung ini. Kami juga sudah dapat info tadi. Kalau Kapolres berang sama si Jameng setelah anggotanya dipukuli,” tambah pria itu.

Sementara salah satu anggota Tim Opsnal Narkoba membenarkan adanya tangkapan tersebut.

“Tim dua tadi yang melaksanakan,” katanya.

Saat disinggung apa benar ada anggota yang dipukuli saat bertugas, dia enggan memberitahukan dan menyarankan wartawan ke Kasat Narkoba.

“Kasat aja ya. Atau tanya sama Kanit nya langsung juga bisa,” ujarnya.

Namun saat masalah ini hendak dikonfirmasi ke Kanit melalui telepon selulernya, yang bersangkutan tidak menjawab.

Sementara KBO Satuan Narkoba Polres Pematang Siantar Ipda Herly Damanik, Senin (13/1) membenarkan peristiwa itu.

“Ia benar, tapi belom tau pasti seperti apa kronologis kejadiannya. Coba tanya sama Kasat aja,” sebutnya.

Sementara Kasat Narkoba Polres Pematang Siantar AKP David Sinaga, hingga berita ini diturunkan belum berhasil diwawancarai. (Mag-03)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close