Berita

Oknum Pegawai Rutan di Tapteng Aniaya Kekasih

TAPTENG, FaseBerita.ID – Niat J br L alias Jani (23) datang ke Barus untuk merayakan Tahun Baru bersama pacar tak berakhir mulus. Selasa (7/1) lalu, warga Pekanbaru, Riau, ini dilarikan ke rumah RSUD Pandan untuk mendapatkan pertolongan medis usai dianiaya sang kekasih hingga babak belur.

Informasi dihimpun, awalnya korban Jani berkunjung ke Barus untuk merayakan Tahun Baru bersama pacarnya JS. Pria warga asal Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ini merupakan pegawai di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cabang Barus.

Meski awalnya perayaan Tahun Baru keduanya berlangsung suka, namun beberapa hari lalu pasangan kekasih ini terlibat pertengkaran. Bahkan saat itu JS emosi hingga berujung penganiayaan.

Kepada awak media, JS mengakui telah menganiaya pacarnya tersebut. Penyebabnya, karena Jani disebut menghalang-halanginya berangkat bekerja. Pada pertengkaran yang berlangsung pagi hari itu, JS emosi sehingga menarik leher Jani dan membantingkannya ke dinding. JS juga mengakui telah mencekik leher pacarnya akibat emosi yang berlebihan. “Iya, emosi saya. Dihalang-halanginya saya berkerja. Saya tarik lehernya sampai terbentur ke dinding,” akunya.

Usai menganiaya korban, ternyata JS tersadar. Spontan ia membawa korban berobat ke Puskesmas Barus sekira pukul 10.00 WIB. Namun karena kondisinya yang sangat serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Pandan untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. “Sempat saya bawa ke Puskesmas Barus tadi pagi,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Rutan Cabang Barus, Budi mengatakan jika pihaknya tidak mengetahui pasti kejadian penganiayaan yang diduga dilakukan oknum pegawai Rutan Barus tersebut. Ia juga menilai peristiwa tersebut tidak menyangkut instansi yang dipimpinnya. “Ini tidak ada menyangkut instansi, ini permasalahan antara dua hati. Kita lihat kedepannya lah,” kata Budi.

Namun begitu, ia menegaskan akan menindaklanjuti peristiwa tersebut. Karena menurut Budi, sebagai atasan ia berhak dan layak untuk mengetahui setiap permasalahan yang terjadi terhadap anggotanya. Sementara itu pantauan wartawan Koran ini di RSUD Pandan, korban Jani terlihat masih terbaring di ruang UGD rumah sakit dan belum bisa diwawancarai. (ztm)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close