Berita

Oknum Guru di Siantar Dipolisikan Karena Menghukum Siswa

SIANTAR, FaseBerita.ID – Oknum Guru salahsatu SMA Negeri di Siantar dilaporkan ke polisi, setelah orangtua siswa tidak terima dengan hukuman yang diterima anaknya.

YP (16), siswa yang mengadu kepada orangtuanya setelah mendapat hukuman, mengaku dianiaya dengan cara dilempar penghapus dan ditendang oknum guru Bahasa Inggris berinisial P, Jumat (28/2) sekira pukul 11.00 WIB.

Ceritanya berawal saat YP dan 5 rekannya terlambat masuk kelas, usai jam istirahat. Siswa Kelas XI itu bersama rekannya disuruh berdiri di depan kelas oleh guru P.

“Kami ada lima orang tadi bang. Kami memang terlambat masuk bang,” ujarnya.

Namun, saat disetrap di depan kelas, YP tiba-tiba menggoda salah seorang siswi yang kebetulan lewat di depan kelasnya.

Hal itu diduga membuat P marah dan melempar penghapus hingga mengenai kepala YP. Kemudian menyuruh korban jongkok dan menendang YP. Oleh YP kemudian menceritakan hal itu kepada Ibunya berinisial S.

Mendengar hal itu, ibu korban merasa tidak terima dan langsung mendatangi sekolah untuk mempertanyakan apa yang terjadi pada anaknya itu. Namun, sesampainya di sana, dia justru  merasa tidak mendapat solusinya.

Geram karena tidak ada pertanggungjawaban pihak sekolah, S langsung mendatangi SPKT Polres Siantar untuk membuat laporan resmi agar diproses secara hukum.

Sementara Kepala SMA Negeri 1 Siantar Bona Sihombing saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler mengaku tidak mengetahui adanya permasalahan itu.

“Saya kurang tahu soal itu. Lagian itu sudah jam pulang sekolah,” katanya.(mag-03/fi)

Universitas Simalungun  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close