Berita

ODP Virus Corona 284 di Siantar-Simalungun: Lokasi Hiburan Malam Bakal Ditertibkan

FaseBerita.ID – Pemko Siantar akan menertibkan lokasi hiburan malam seperti kafe, diskotik, lokasi karaoke, bar serta sejumlah ruang publik yang rentan menjadi lokasi penyebaran virus corona (covid-19).

Sejumlah ruang publik telah disemprot dengan disinfektan untuk menghambat penyebaran virus covid-19. Mulai malam Senin (23/3), lokasi hiburan akan langsung ditertibkan Sat Pol PP Kota Siantar.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Kota Siantar, Midian Sianturi, yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar mengatakan, penertiban terhadap lokasi hiburan malam diputuskan melalui rapat kordinasi Tim Penanggulangan Covid-19 Kota Siantar di Ruang Data Pemko Siantar.

“Sudah disepakati (dirapat kordinasi tim penanggulangan Covid-19), lokasi hiburan malam akan ditertibkan oleh Sat Pol PP,” ujarnya.

Sementara itu, terkait anggaran penanggulangan, Midian mengatakan, di situasi bencana nasional seperti saat ini anggaran dapat digunakan dari anggaran mana-pun. Sedangkan terkait dana tak terduga, ia meminta kepada media untuk bertanya ke Tim Anggaran Pemko Siantar.

“Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 sudah melakukan berbagai hal, guna mengantisipasi penyebaran dan penanganan virus corona. Seperti menggelar sosialisasi melalui Puskesmas, dan menyebarkan anjuran melalui brosur. Prinsipnya, warga diminta untuk menahan diri, agar tidak keluar dari rumah. Kemudian menghindari lokasi keramaian, serta menjaga kesehatan, dengan berperilaku hidup bersih dan sehat,” terangnya.

Midian juga mengatakan sejak hari Sabtu kemarin, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah lokasi dan fasilitas umum. Seperti hari ini, penyemprotan dilakukan di Pasar Horas.

“Sejak hari Sabtu kemarim, kita sudah lakukan penyemprotan disinfektan,” tuturnya.

Hanya saja, sebut Midian, pihaknya sedikit mengalami kendala untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Sebab, pihaknya kesulitan mendapatkan bahan disinfektan di pasaran,” ujarnya. (mag 04)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button