Berita

ODP di Batubara 177 Orang: 516 Orang Pulang dari Malaysia

FaseBerita.ID – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Batubara saat ini 177 orang. Hal itu, berdasarkan data yang diterima wartawan dari Dinas Kesehatan setempat, Minggu (5/4).

“Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Batubara tiap hari ada aja penambahan. Ini berasal orang dari luar, Malaysia, Medan dan memang yang paling banyak pulang dari Medan dan kedua dari Malaysia,” kata Kepala Dinas Kesehatan drg Wahid Khusyairi.

Khusus dari Malaysia, telah terpantau  sebanyak 516 orang yang masuk terpantau.Mereka tercatat 40 orang ODP dan sampai saat ini belum ada yang positif terjangkit virus corona. Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak terpancing akan isu yang tidak jelas kebenaraannya selain informasi yang dirilis dari Pemkab Batubara.

“Masyarakat jangan terpancing adanya isu terjangkit kenak corona, belum ada kepastian jangan mudah  percaya,”jelas Wahid.

Khusyairi juga menambahkan, terhadap status ODP pada 14 hari tahap pertama Dinkes telah melakukan penyelidikan itemologi dan untuk selanjutnya berlangsung proses karantina mandiri dirumah masing-masing.

Mereka yang sudah terdata ini kita buat peraturan lagi untuk melakukan pemeriksaan dan obserpasi,” lanjutnya.

Kemudian,  ODP ini akan dipantau terus kesehatannya apakan  semakin membaik atau memburuk. Kalau semakin memburuk tentu akan disarankan untuk di rawat rumah sakit,  atau dilakukan perawatan secara intensif.

Sementara itu, Bupati Batubara, Zahir sudah mempersiapkan seandainya terjadi peningkatan masuknya orang perantau dari luar negeri khususnya Malaysia menjelang puasa dan lebaran ini. Karena Malaysia saat ini sudah lockdown, tentu bagi pendatang ilegal tidak ada lagi tempat mereka untuk bekerja disana.

“Bisa jadi nanti arus mudik tinggi dan kita siapkan nanti satu gedung, nanti sebelum masuk kemasyarakat mereka kita akan di creening dulu. Kita siapkan ruangannya, kita siapkan makanan nya sehingga dia tidak menyebar dulu kemasyarakat,” tutupnya. (per)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker