Berita

Nyabu di Kamar Mayat, 3 Pengguna Ditangkap: 1 Orang Oknum Bawaslu

PADANGSIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Dua pekerja Rumah Sakit Umum (RSU) Padangsidimpuan dan seorang staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tapsel diamankan polisi dari dalam kamar mayat. Mereka diamankan karena tertangkap basah tengah mengonsumsi sabu-sabu di sana.

Dua staf perawat RSUD Padangsidimpuan masing-masing, RIN (28) warga Silandit, Kota Padangsidimpuan dan DH (22) warga Kecamatan Angkola Barat, Tapsel.

Sedangkan Staf Bawaslu Tapsel, AS (22) warga Kecamatan Batang Angkola.

“Ketiganya diamankan Rabu 26 Juli kemarin sesuai laporan polisi Nomor: LP/61.A/ VI/2019/SU/PSP/Resnarkoba sekira pukul 14.00 WIB di ruangan instalasi jenazah RSUD Padangsidimpuan,” ujar Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya.

Dari ketiga tersangka, petugas mengamankan satu set alat hjsap sabu, sebuah kaca pirex berisi sabu-sabu seberat 1,58 gram.

Hilman mengatakan, pengungkapan tersebut tak lepas dari kontribusi masyarakat yang resah dengan ulah ketiganya yang nekat mengkonsumsi sabu-sabu di dalam kamar mayat.

“Jadi berdasarkan informasi dari masyarakat, ruangan instalasi mayat itu sering dijadikan sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika. Dari informasi itu tim Satres Narkoba turun dan benar ketiganya ada di dalam,” ungkapnya.

Ia menyayangkan kenapa bisa instalasi jenazah tersebut digunakan ketiganya untuk mengonsumsi sabu. Memang, kebetulan RIN itu staf pelaksana kamar instalasi jenazah.

“Makanya sekarang instalasinya sudah kita police line. Agak aneh juga kok bisa kamar mayat dimasuki mereka pakai sabu di sana. Kalau pemeriksaan tersangka pengakuan mereka baru kali itu pakai sabu,” ungkapnya.

Ditanya apakah polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak rumahsakit, Hilman tak menampiknya. “Ya pasti akan kita periksa otoritas rumahsakit, kok bisa kamar jenazah itu kecolongan dipakai untuk pakai sabu,” pungkas Hilman. (dvs/ala/smg)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close