Berita

Nenek 80 Tahun Dituduh Curi Sawit: Aku Tidak Mencuri, Itu Tanah Saya…

FaseBerita.ID – Esterlan Sihombing (80)  warga Huta III Simangonai Nagori Jawa Baru Kecamatan Hutabayu, menjalani sidang dengan agenda mendengarkan pembelaan di Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (7/9/2020).

Esterlan didakwa atas kasus pencurian buah kelapa sawit di kebun miliknya sendiri, yang ternyata sudah dijual oleh anaknya kepada orang lain.

Namun dalam persidangan yang menghadirkan Gamot (Kepala Dusun) Lambok Adi Putra Sinaga terungkap, bahwa memang benar tanah itu ialah tanah milik Ester Br Sihombing, sepengetahuannya belum ada pindah.

Sementara Esterlan Br Sihombing yang hadir sambil memegang tongkat menerangkan bahwa ia sangat kesal melihat anaknya menjual semua tanahnya.

Baca juga:

Awalnya Esterlan menerangkan, ia sedang sakit berada di Jakarta dengan kesepakatan agar tanah dijual.

Ternyata sampai ia tunggu tunggu tanah yang dijual tak ada kabar sama dia sudah dijual, karena uang penjualan tanah tak ada sedikitpun sama Ester selaku orangtua sehingga ia berpikiran tanah itu belum dijual dan menyuruh untuk  memanen sawit ditanahnya.

“Namun ternyata sudah dijual sehingga saya dinyatakan pencuri. Tadi sudah dengar bahwa memang benar tanah itu tanah saya, belum ada tanda tangan dari saya,” terang Esterlan Sihombing.

Sementara penasehat hukum Esterlan Sihombing Parluhutan Banjarnahor menerangkan, masalah kepemilikan tanah belum kelar di keperdataan, namun kasus langsung ke pidana. Seharusnya masalah perdata diselesaikan, baru ke masalah pidana.

“Kiranya dengan begini nantinya jaksa bisa mempertimbangkan permasalahan ini. Sebab sudah terang, saksi Gamot tadi tanah tersebut menyebutkan masih milik dari Esterlan Sihombing,” kata Parluhutan.

Majelis Hakim Ketua Rozianti didampingi dua hakim anggota  Aries Ginting, dan Mince Ginting menunda persidangan hingga minggu depan. (ros)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button