Berita

Nekat Rampas Handphone Pelajar Berurusan dengan Polisi

FaseBerita.ID – Personil Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menangkap ANPS alias APM, warga Kompleks Perumah Umum Taman Fairus, Blok A, Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan, Tapteng.

Remaja yang berstatus pelajar ini di duga merampas handphone milik Bulan Suci Indah Sahputri Caniago. Terduga pelaku di tangkap di daerah Simpang 5 Kota Sibolga, Rabu (29/7), sekira pukul 17.30 WIB.

Tidak hanya ANPS, polisi juga mengamankan YS alias W yang diduga menjadi penadah handphone hasil curian ANPS. YS diamankan bersama satu unit handphone merk Samsung A10S berwarna hitam dari rumahnya di Jalan Rasak Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, sekitar 2 jam setelah ANPS diamankan.

Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Kasubag Humas Ipda J Sinurat, membenarkan penangkapan kedua tersangka. Sinurat mengatakan jika tersangka saat ini sedang diperiksa secara intensif Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah.

“Tersangka ANPS ditangkap di Simpang Lima Sibolga sekira pukul 17.30 WIB. Sementara YS ditangkap di kediamannya di Jalan Rasak Kelurahan Pancuran Dewa, Sibolga,” ujar J Sinurat, Kamis (30/7).

Dipaparkan, aksi nekat tersangka dilakukan, Selasa (28/7), sekira pukul 15.00 WIB, di kompleks Perumahan Umum Fairuz, Sibuluan Terpadu, Tapteng. Saat itu, korban Bulan Suci Indah Sahputri Caniago baru saja membeli minuman di salah satu warung dekat rumahnya.

Setelah selesai membeli minuman, korban beranjak pulang kerumahnya sambil memegang kantungan plastik belanjaan, yang didalamnya berisi minuman botolan beserta handphone. Dalam perjalanan menuju rumah, tersangka APN yang datang dari belakang secara tiba-tiba merampas kantungan plastik yang dipegang korban. Tubuh korban juga ditolak oleh tersangka hingga terjatuh.

Saat bersamaan, sambung Sinurat, Nurlisah Tanjung, ibu korban, muncul dan melihat anaknya menangis dengan posisi terjatuh. Nurlisah sempat melihat tersangka melarikan diri beserta teman-temannya meninggalkan tempat kejadian.

“Barang milik korban yang dirampas tersebut adalah satu unit handphone Samsung A10S, 1 botol air mineral dan uang tunai Rp5 ribu,” pungkas Sinurat. (ztm)





Back to top button