Berita

Mulai Penimbangan Bagasi, Jamaah Haji Diminta Patuhi Ketentuan

FaseBerita.ID – Sebagian kloter jamaah haji mulai melakukan penimbangan bagasi, kemarin (15/8/2019). Total ada 15 kloter yang akan memulai penimbangan bagasi hari ini. Mereka di antaranya berasal dari embarkasi Bekasi, Lombok, Palembang, dan Surabaya.

Proses penimbangan bagasi berlangsung mulai pukul 08.00 waktu Arab Saudi (WAS) sampai jam 21.00 WAS.

Sesuai ketentuan proses penimbangan bagasi dilakukan dua hari sebelum kepulangan ke tanah air. Kemudian bagasi dibawa dengan truk untuk dikirim ke bandara. Sehingga nanti jamaah tinggal membawa tas tenteng kabin dan tas paspor.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Arsyad Hidayat mengingatkan bahwa berat maksimal koper jamaah adalah 32 kg. “Kemudian dilarang membawa benda-benda tajam seperti pisau,” jelasnya. Kemudian tidak boleh juga ada benda yang bisa meledak. Jamaah juga dipastikan tidak boleh menaruh air zam-zam di koper. Sebab pasti akan kena sweeping.

“Jamaah sudah mendapatkan jatah air zam-zam 5 liter,” katanya. Air zam-zam dibagikan setibanya jamaah di embarkasi. Untuk tas tenteng beratnya tidak boleh lebih dari 7 kg.

Arsyad menegaskan setiap ditemukan benda yang tidak boleh dibawa masuk pesawat, koper jamaah pasti dibongkar. Nah dia berharap jangan sampai ada tas yang dibongkar. Sebab dikhawatirkan ada barang yang tercecer saat dilakukan pembongkaran. Jika yang tercecer itu benda berharga, kasihan jamaahnya.

“Oleh karenanya supaya tidak terjadi sweeping dan pembongkaran kami mohon kerja sama seluruh jamaah haji,” terangnya.

Proses kepulangan jamaah ke tanah air dimulai 17 Agustus nanti. Delapan jam sebelum jadwal penerbangan, jamaah sudah didorong dari hotel di Makkah menuju bandara di Jeddah. Estimasi perjalanan menuju Jeddah adalah dua jam. Sementara enam jam digunakan untuk proses pengecekan tas tenteng serta pemeriksaan imigrasi. (jp)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close