Berita

Mobil Masuk Jurang di Panyabungan Timur: Satu Meninggal, Enam Luka

FaseBerita.ID – Satu unit mobil jenis Kijang yang belum diketahui nomor polisinya dikabarkan masuk jurang di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Madina. Sabtu (5/9) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mobil yang ditumpangi oleh sebanyak tujuh orang yang masih keluarga ini terjerumus ke dalam jurang sekira sedalam 60 meter.

Informasi yang diperoleh, dalam peristiwa kecelakaan tunggal itu mengakibatkan satu orang telah meninggal dunia dan enam penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Untuk identitas korban yang meninggal dunia atas nama Nasar (34) warga Desa Tanjung Kecamatan Panyabungan Timur, saat ini menetap di Kota Bogor.

Sementara enam korban lainnya masing-masing, Siti Hajar (49), Daud Saleh (26), Sayud (55), Ahmad Sofyan (48) dan Alya (4) tahun. Mereka saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan dan Puskesmas Gunung Baringin.

Kasat Lantas Polres Madina AKP Septian yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Namun, saat ini pihaknya masih melakukan penanganan.

“Masih dalam penanganan petugas unit laka,” kata AKP Septian saat dimintai keterangan terkait kecelakaan itu melalui pesan Whatshapnya, pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 13.12 WIB.

Salah seorang keluarga korban Ahmad Yani saat ditemui Metro Tabagsel di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan mengatakan, di dalam mobil ada sebanyak tujuh orang dan semuanya ini masih bersaudara.

Yani menceritakan, bahwa pagi itu sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan keluarganya itu ingin ke Panyabungan untuk membeli oleh-oleh.

“Iya keluarga kita korban ini, kalau supirnya namanya Nasar, dia yang meninggal, ia ini tinggal di Bogor asalnya Desa Tanjung, kemaren pulang kampung ingin lihat pesta di sini. Tadi mau ke Panyabungan mereka,” cerita Yani.

Yani yang merupakan suami salah satu korban Siti Hajar mengatakan, sekitar setengah jam berangkat dari Desa itu kemudian ia mendapat kabar bahwa ada mobil yang terjatuh ke dalam jurang.

“Dari rumah kita jaraknya ke TKP itu sekitar 800 meter, lokasinya masih wilayah Desa Ranto Natas. Saya pas sampai ke lokasi mereka sudah diangkat ke atas oleh masyarakat,” tutur Yani dengan raut yang tampak bersedih.

Menurut pengakuan istrinya kata Yani, bahwa mobil yang dikendarai itu terlalu pinggir sehingga oleng dan kemudian terjatuh ke dalam jurang tersebut. “Kondisi kendaraan saat itu lempang, gak ada kendaraan lain yang melintas. Tapi di situ jalannya memang rusak. Ban mobil ini terlalu pinggir kemudian oleng dan terjatuh,” ujar Yani.

Dari keterangan Yani di RSUD Panyabungan ada empat korban yang mendapat perawatan. Sementara dua korban lainnya mendapat perawatan di Puskesmas Gunung Baringin. (Mag 01)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button