Berita

Menteri Susi Salurkan Bantuan Rp6,04 Miliar

TOBASA, FaseBerita.ID – Disela-sela kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Toba Samosir, Susi Pudjiastuti menyalurkan bantuan sebesar Rp6,04 miliar kepada masyarakat. Penyerahahan dilaksanakans secara sibolis di Parparean, Porsea, Kabupaten Toba Samosir, Minggu (15/9/2019).

Data yang dihimpun, bantuan tersebut berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta CSR BUMN.

Alokasinya, untuk bantuan pendidikan sebesar Rp244 juta, bantuan peningkatan mutu ikan sebesar Rp2,892 miliar, bantuan benih dan restocking ikan Rp1,3 miliar, bantuan restocking ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumut Rp16 juta, permodalan dan asuransi sebesar Rp1,375 miliar, sosialisasi pengeloaan SDI berkelanjutan di Danau Toba Rp6,5 juta dan bantuan diversifikasi usaha keluarga nelayan Rp15 juta. Dari total bantuan Rp6,04 miliar, untuk masyarakat kawasan Danau Toba sebesar Rp3,9 miliar, selebihnya diberikan kepada beberapa daerah lain.

Dalam sambutannya, Menteri Susi mengajak pelajar untuk gemar makan ikan. Para orang tua juga dihimbau agar memastikan anak-anak masing-masing agar mengkonsumsi ikan setiap hari.

“Pastikan anak-anak tiap hari makan ikan agar pintar. Karena begitu penting ikan untuk otak kita,” katanya.

Menurutnya, tidak ada sumber protein paling murah selain dari ikan. Dengan keberadaan Danau Toba dan alam di Kabupaten Tobasa seharusnya sudah swasembada ikan. Bukan itu saja, namun layak swasembada pangan seperti buah, sayur dan bahan pangan lainnya yang dapat tumbuh subur di daerah itu.

Di samping itu, pihaknya juga mengimbau pemerintah sekawawasan Danau Toba beserta masyarakat sekitar mendukung program pemerintah pusat untuk mewujudkan Danau Toba sebagai salah satu objek wisata super prioritas.

“Pemerintah memberikan triliunan uang untuk Toba, jangan disiasiakan. Masyarakat harus mengawal anggaran ini dengan baik. Jaga kelestarian alam dan keberlanjutan sumber daya alam Danau dengan memindahkan sumber polusi air Danau Toba. Pastikan peternakan dan budidaya ikan tidak boleh dibuang limbah ke Danau Toba. Kalau anda mau jualan di Danau Toba, harus bersih. Kalau itu tidak diperbaiki, maka Danau Toba akan rusak dan tidak nyaman lagi turis datang. Demi masyarakat Danau Toba, saya ingin danau lestari. Lestari dengan sumber ikan tetap banyak. Cukup untuk dimakan, diperdagangkan, dan menjadikan orang toba sehat dan kaya,” tandasnya. (ft/osi)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close