Berita

Mengaku Orang Beragama, Kalapas Siantar Tidak Izinkan Polres Razia Narkoba

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Puluhan personel Polres Simalungun yang akan melakukan razia narkoba di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pematangsiantar yang dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu, Jumat (24/1) sekira pukul 19.00 WIB, gagal diduga dihalangi oknum pihak Lapas Klas IIA Pematangsiantar ditambah lagi malam itu kurang lebih 2000-an orang warga binaan ribut dengan suara teriakan.

Akibatnya pihak Polres Simalungun pun keluar dari Komplek Lapas Klas IIA Pematangsiantar, Jalan Asahan Km. 7, Kecamatan Siantar.

Amatan yang dihimpun kru koran ini di lokasi, AKBP Heribertus Ompusunggu yang didampingi Kabag Ops Kompol Widodo dan Kasat Narkoba AKP Eduar Lumban Tobing, dan beberapa PJU lainnya serta puluhan personel sempat memasuki lapangan dalam Blok hunian para Napi, namun tiba-tiba salah seorang oknum sipir menemui Kapolres dan rombongan untuk menghentikan upaya razia.

Dari pembicaraan saat Kapolres dan rombongan dihentikan, salah seorang personel Polres Simalungun bertanya kepada petugas Lapas itu mengatakan,”Apa kata KPLP pak?”.

Dan jawaban personel Lapas itu “Kata Pak Kadiv PAS ditahan dulu pak”,jawabnya.

Selanjutnya pihak Kapolres dan anggotanya pun melakukan komunikasi lebih lanjut, sekira kurang lebih 15 menit kemudian, Kapolres dan rombongan keluar dari lokasi tersebut.

Saat ditemui para awak media, AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan ada indikasi perederan narkoba di dalam Lapas Klas IIA Pematangsiantar.

Dia awalnya mengharapkan petugas lapas untuk kerja sama dengan baik.

“Ini atensi Pak Kapolda bersihkan narkoba di Provinsi Sumut. Ada indikasi peredaran narkoba di Lapas. Kita antisipasi mau cepat operasi. Yang kita curigai dapat kita buktikan,”ujarnya, usai keluar dari Blok Hunian Napi Lapas Klas IIA Pematangsiantar.

Sementara itu, Kepala Lapas Klas IIa Kota Pematamgsiantar Porman Siregar mengatakan tidak tahu ada peredaran narkoba di dalam lapas.

Pihaknya mengatakan tidak pernah memelihara narkoba di dalam dan menyarankan polisi terus melakukan penyelidikan jika ada anggotanya yang terlibat narkoba.

“Saya gak pernah pelihara narkoba. Sering saya sampaikan saya sebagai orang beragama. Kalau ada anggota saya memelihara narkoba silakan ditangkap,” katanya. (adi)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close