Berita

Mendag Kunjungi Korban Ledakan Bom

FaseBerita.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita bersama Jaksa Agung M Prasetyo tiba di Sibolga melalui Bandara Udara Pinangsori, Senin (25/3).

Didampingi Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk dan Bupati Tapteng, kedua pejabat negara tersebut langsung menuju lokasi ledakan bom bunuh diri istri terduga teroris Abu Hamzah alias Husein alias Uppang di Jalan Cendrawasih Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga Sambas.

Tak hanya sekadar melihat kerusakan rumah-rumah penduduk akibat ledakan bom tersebut, Mendag dan Jaksa Agung pada kesempatan tersebut juga menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada para korban terdampak ledakan. Penyerahan bantuan dilakukan di posko tanggap darurat, yang didirikan untuk para korban.

Dalam sambutannya, Mendag mengaku prihatin dengan peristiwa yang melanda Kota Sibolga tersebut. Harapannya kepada para korban yang tertimpa musibah agar bersabar dan kembali bangkit menjalani kehidupan normal. “Masing-masing dari kami membawa sedikit bantuan untuk Ibu/bapak. Mohon kiranya berkenan untuk menerimanya dan jangan berterima kasih kepada kami, tetapi kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Karena kedatangan kami juga kemari atas persetujuan Presiden Jokowi,” kata Enggartiasto.

Bahkan menurutnya, Presiden sudah memerintahkan untuk membangun rumah-rumah penduduk yang rusak. “Jadi, mari kita bangun dan mari bersama-sama untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan kita,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mendag Enggartiasto Lukita dan Jaksa Agung M Prasetyo yang telah berkenan hadir di Kota Sibolga untuk memberikan bantuan kepada para korban terdampak ledakan bom Sibolga.

Dia pun berharap kepada para korban untuk tenang dan tidak berebut dengan bantuan yang diberikan. Karena, seluruh korban yang tercatat dalam manifest akan mendapatkan bantuan dari Mendag dan Jaksa Agung tersebut.

“Ini sebagai ganti upa-upa (pemberian makanan menurut adat istiadat Tapanuli, red) kepada kalian semua atas peristiwa yang lalu,” kata Syarfi. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button