Berita

Masyarakat Geruduk Gudang PT Halindo Berjaya Mandiri: Pengusaha Janji Tutup Sementara

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID – Ratusan masyarakat Jalan Kolonel Yos Sudarso, Lingkungan II, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai melakukan aksi unjukrasa (Unras) spontanitas, Minggu (19/1). Warga menduga gudang PT Halindo Berjaya Mandiri, membuang limbah ke parit hingga tercium bau tak sedap.

Dalam orasinya masyarakat meminta pabrik pengelolaan hasil laut harus memiliki tempat pengelolaan limbah sehingga warga sekitar di lingkungan tersebut maupun yang melintas tidak resah dan terganggu dengan adanya limbah air yang berbau tidak sedap tersebut.

Mereka juga mengaku, pabrik yang tersebut sudah beroperasi sekitar satu tahun lebih, namun sangat disayangkan akhir-akhir ini kok limbahnya dibuang ke parit. Ini kan sangat mengganggu warga sekitar perusahaan, serta perusahaan harus menutup sementara untuk membuat aliran Limbah tersebut.

“Kami warga meminta pemilik perusahaan untuk kemari menjumpai pengunjuk rasa agar kita tahu apa jawaban dari pemilik perusahaan dan kenapa limbah yang bau tidak sedap dibuang sembarangan,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, warga memblokir jalan masuk perusahaan tersebut dengan meletakkan batu padas berjejer hingga menutupi pintu masuk dan keluar, dan terlihat aparat keamanan dari Polsek Teluk Nibung dan TNI AL ikut mengawal jalan Unras agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.

Tidak lama berselang, Sinta sebagai pemilik gudang  PT Halindo Berjaya Mandiri berjanji akan menutup sementara operasional perusahaan selama tiga (3) hari hingga selesainya pengerjaan pipa pembuangan air limbah tersebut.

“Kami atas nama perusahaan memohon maaf kepada warga, karena kalalaian anggota/ karyawan hingga pipa yang pecah tidak diketahui dan air nya hingga ke parit warga,” ungkap Sinta menutup.

Mendengar pengaku pemilik gudang  PT Halindo Berjaya Mandiri, masyarakat sekitar akhirnya membubarkan diri dengan tenang dan tertib. (ck04/rah)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker