Berita

Masyarakat Batahan Madina Sampaikan Persoalan Plasma ke Moeldoko

FaseBerita.ID – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko tiba di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, tepatnya di Desa Sari Kenanga, Senin (9/12) pukul 13.05 WIB.

Kunjungan ini, Moeldoko didampingi Herry Lontung Siregar, Danrem 023/KS Kolonel Inf Tri Saktiono, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Dandim 0212/TS Letkol Inf Akbar NY SIP dan Danyonif 123/RW Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing SIP, Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji serta segenap OPD Kabupaten Madina.

Disambut dengan sambutan adat pesisir pantai barat, Moeldoko pun mengenakan pakaian adat setempat.

Kemudian dipersilakan masuk ke rumah oleh penampian mamoncak dan tepung tawar.

Di sini, seorang anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Hj Juwita Asmara menyampaikan kondisi batahan.

Katanya banyak masyarakat yang sesungguhnya masih dalam kondisi prasejahtera. “Jalan kami pak, membutuhkan jalan Hotmix sepanjang 30 Kilometer dan Jembatan sepanjang 300 meter. Ini merupakan akses utama kami masyarakat di sini,” ungkapnya.

Politisi dari Gerindra ini juga menyinggung persoalan plasma dengan PTPN IV yang katanya telah menjerat dan memperparah keterpurukan masyarakat Batahan. Bukan malah membantu masyarakat dalam hal kesejahteraan.

Izin plasma milik masyarakat seluas 3.200 hektare, baru selesai digarap atau ditanami masyarakat seluas 1.700 hektare. Kemudian sisanya, dikuasai perusahaan di antaranya 1.400 hektare oleh PTPN IV dan 300-400 hektare oleh PT Palmaris Raya.

“Sepanjang perjalanan kiri kanan bapak lihat pohon sawit. Tapi kenyataannya masyarakat masih menderita,” katanya dengan pantun.

Pun demikian, tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan beberapa persoalan lainnya di antara air bersih.

Bupati Dahlan Hasan Nasution menjawab beberapa poin, katanya soal air bersih saat ini sedang dicari solusi termasuk dalam upaya pembentukan kawasan ekonomi khusus ini. Begitu juga pada persoalan plasma, secara singkat, ia hanya menjawab bahwa sudah dalam pengurusannya.

Moeldoko pun menanggapinya dan berjanji akan menyampaikan kepada presiden, keluhan masyarakat ini.

“Ibu DPRD yang mewakili masyarakat, nanti serahkan saja ke saya kertasnya. Nanti saya sampaikan ke Presiden, hari ini harusnya saya ada rapat kabinet. Tapi karena ada saya kunjungan ke Mandailing Natal. Saya mohon izin ke Presiden, tidak ikut. Tadinya saya kira hanya tinjauan, ini pak Bupati kurang informasi sama saya. Tapi tanpa mengurangi rasa hormat, saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat atas sambutannya yang luar biasa,” pungkasnya. (san)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close