Berita

Masalah Banjir di Medan akan Teratasi

FaseBerita.ID – Persoalan banjir di Kota Medan diyakini bakal teratasi pada tahun 2022, sesuai target Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi. Apalagi, Pemko Medan saat ini sangat serius melakukan penanganan banjir yang kerab menghantui masyarakat jika musim hujan tiba.

“Saya melihat Pemko Medan sangat serius dalam menangani persoalan banjir di Kota Medan. Makanya saya optimis, tahun 2022 Kota Medan akan bebas dari banjir, sesuai terget gubernur,” kata anggota DPRD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu menyikapi keluhan warga saat menggelar reses III masa sidang III Tahun 2020 di Semba Garden, Jalan Bunga Mawar, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang, Senin (31/8).

Menurut Burhanuddin, salah satu bentuk keseriusan Pemko Medan dalam mengatasi banjir, dengan melakukan penataan terhadap jalur drainase. “Namun memang, penyebab banjir itu karena terjadi pendangkalan sungai,” kata Burhanuddin yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Medan membidangi pembangunan.

Disebutnya, Komisi IV DPRD Medan sudah berkoordinasi dengan Pemprov Sumut terkait pendangkalan sungai ini. “Normalisasi sungai akan segera dilakukan. Tapi terjadi kendala, karena jalur hijau di daerah aliran sungai sudah jadi pemukiman penduduk. Bahkan, sudah ada masjid yang berdiri di jalur hijau ini,” sebut ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan ini.

Namun begitu, lanjut Burhanuddin, Pemprovsu akan melakukan relokasi warga dari pinggiran sungai. “Konsep yang digunakan bukan penggusuran, melainkan penataan. Nantinya kawasan di pinggir sungai yang melintas di Medan bakal ditata sesuai dengan aturan tata ruang sempadan sungai,” ungkapnya.

Selain itu, Pemko Medan juga berencana membangun waduk atau kanal untuk menampung air guna mengantisipasi banjir. Namun lagi-lagi, kata Burhan, Pemko Medan terkendala lahan. “Jadi Pemko Medan tidak tinggal diam. Pemko melalui Dinas PU terus melakukan upaya antisipasi banjir. Karenanya, masyarakat harus dapat bersabar,” pungkas Burhanuddin.

Sebelumnya Sinar Bangun, warga Jalan Bunga Mawar, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang mengeluhkan banjir yang kerap menjadi momok bagi masyarakat Medan Selayang, khususnya di Jalan Bunga Mawar. “Saya sebagai warga Kota Medan merasa tak nyaman, karena rumah kami sering kebanjiran. Kalau sudah mendung, saya selalu cemas,” katanya.

Keluhan lampu penerangan jalan umum yang padam juga disampaikan Yanti, warga Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan. Disebutkannya, lampu penerangan di Jalan Sawit dan Jalan Teh padam. Kondisi ini membuat warga tidak nyaman ketika melintas di malam hari. “Kami sebagai warga sering patungan untuk memperbaiki lampu di sana. Mohon ini menjadi perhatian Pemko Medan,” pintanya.

Yanti juga mengeluhkan kondisi ruas jalan di Jalan Karet Raya yang rusak parah. “Jalan Karet Raya ini berlubang. Melalui reses ini saya berharap agar jalan itu segera diperbaiki,” pungkasnya. (smg)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button