Berita

Martumba Warnai Pesona Humbahas 2019

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Panitia Kegiatan Pesona Humbahas 2019 menggelar sejumlah kegiatan, salah satunya adalah festival Martumba tingkat Sekolah Dasar (SD) yang dilaksanakan di Tanah Lapang Merdeka Dolok Sanggul, Sabtu (20/7/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh seribu siswa-siswi yang tersebar pada sepuluh kecamatan di daerah itu juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-16 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang juga merupakan rangkaian dari Pesona Humbahas.

Plt Kadis Pariwisata Humbahas Resva Panjaitan MM dalam laporannya menyampaikan, Pesona Humbahas sudah berlangsung sejak tanggal  18-20 Juli bertempat di Kecamatan Baktiraja dan Lapangan Merdeka Doloksanggul, Yaitu Exhibition Fun Rufting, Humbahas Got Talent dan Festival Martumba yang dilaksanakan hari itu. Dan merupakan kegiatan terakhir dalam Pesona Humbahas.

Dari hasil penjurian got talent,tampil juara I Sanggar Seni Nalago, SMK N 1 Doloksanggul, Juara II Linly Tijen Sitorus Kecamatan Doloksanggul, juara III Matiti Dancer II, Juara Harapan I Hotmarojak Siringoringo Kecamatan Parlilitan, Juara harapan II 3S Trio Kecamatan Lintongnihuta dan juara III Nancy Natalia Nainggolan Kecamatan Doloksanggul.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor diwakili Sekdakab Tonny Sihombing pada acara penutupan Pesona Humbahas menyampaikan bahwa Pesona Humbahas telah selesai dan berjalan dengan baik hingga hari terakhir, yaitu lomba martumba tingkat SD se-Kabupaten Humbahas.

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak khususnya kepada anak-anak kami peserta lomba martumba, guru pendamping, khususnya kepada orangtua yang turut mendukung kegiatan ini. Kami sangat berbangga hati melihat penampilan martumba tadi. Sungguh sangat spektakuler. Ini menandakan semakin hari kita semakin menggeliat dan mengangkat budaya kita, Batak,” kata Tonny.

Ditambahkan, dari zaman dulu martumba sudah dikenal. Namun belakangan ini sudah mulai terkikis akibat pengaruh globalisasi dan iptek. Melihat kenyataan itu, pihaknya tidak tinggal diam dan membiarkan salah satu budaya kebanggan Batak itu hilang begitu saja. Untuk itu pihaknya berusaha mengangkat kembali budaya martumba tadi.

“Tidak semua suku memiliki budaya seperti ini. Namun kita memilikinya. Sehingga saat ini Kabupaten Humbang Hasundutan dapat memperlihatkan martumba ke seluruh dunia. Di mana, pesertanya seribu orang siswa tingkat SD. Kita akan selalu mendukung kegiatan yang seperti ini seperti ini. Dan akan segera kita laporkan kepada Bapak Bupati, agar tortor martumba ini menjadi di setiap sekolah,” katanya.

Masih kata Tonny, dalam rangkaian Hut daerah itu, sejumlah kegiatan masih akan dilaksanakan, seperti Humbahas Expo yang akan dilaksakan selama 4 hari mulai Minggu-Kamis (21-24/7/2019) di Jalan Sisingamangaraja, depan SMPN 2 Doloksanggul.

Kegiatan ini sebagai ajang pembinaan kepada pihak pelaku usaha UKM dan UMKM dari berbagai jenis produk kuliner khas Humbahas, cenderamata dan produk lainya. Pembinaan itu akan menselaraskan himbauan pemerintah dalam mewujudkan visi misi menuju Humbahas Hebat melalui “Sinur Napinahan Gabe Naniula. Produk-produk UKM dan UMKM itu lanjut Tonny, akan dipamerkan di sejumlah stand yang disediakan oleh panitia. (sht)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close