Berita

Marah Ditegur tak Pakai Masker di Mal, Oknum ASN Malah Kedapatan Bawa Ganja

FaseBerita.ID – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Medan, Tanjung Gusta, diamankan petugas Polsek Medan Baru.

Pasalnya, A alias Pian (54) kedapatan membawa narkotika jenis ganja saat berada di pusat perbelanjaan modern, Plaza Medan Fair di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo menjelaskan Pian ditangkap (12/8/2020) malam berawal dari cekcok masalah masker.

Saat itu sekira pukul 19.30 WIB, Pian memasuki Plaza Medan Fair tanpa mengenakan masker. Sontak saja, pihak security menegur tersangka agar memakai masker sebelum masuk ke dalam plaza, mengingat suasana masih pandemi Covid-19.

Bukannya mendengarkan dan mengiyakan anjuran security, warga Jalan Tengah Kelurahan Mesjid Kecamatan Medan Kota ini malah emosi hingga terjadi adu mulut yang disertai dengan usaha melukai petugas.

“Tersangka mengeluarkan sebilah kayu balok dari balik bajunya memukulkannya kepada petugas security. Namun dapat ditangkis. Kemudian datang petugas kepolisian yang berada di TKP mengamankan situasi,” ujarnya, Jumat (21/8/2020).

Petugas kepolisian datang dan melerai perkelahian Pian dan security. Petugas kemudian memeriksa barang bawaan yang bersangkutan dan menemukan ganja.

“Saat penggeledahan terhadap pelaku dan ditemukan di dalam tas pelaku berupa 5 batang rokok, 4 Lembar kertas tiktak dan sisa pakai daun ganja kering,” jelas Aris.

Tersangka kemudian digelandang ke Polsek Medan Baru. “Dari interogasi tersangka mengaku bahwa empat lembar kertas tiktak dan sisa pakai daun ganja kering yang ada di dalam tas pelaku akan diberikan pelaku kepada teman kerja-nya di Tanjung Gusta,” ungkap Aris.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti tas sandang berwarna cokelat berisi 5 batang rokok, 4 lembar kertas tiktak dan sisa pakai daun ganja kering dan kayu balok.

Akibat perbuatannya tersangka dikenal Pasal 114 (1) Subs 111 (1) Subs 127 huruf a UU NO. 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.



Pascasarjana

Unefa
Back to top button