Berita

Mantan Bawahan Cerita Tentang RHS: Dari Kedekatan, Indomie dan Beras Bulog

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID- Kalau mau tahu tentang seseorang, cari tahulah dari orang terdekatnya. Ungkapan ini, sangat tepat disandingkan kepada Calon Bupati Kabupaten Simalungun 2021-2024, Radiapoh Hasiholan Sinaga, yang lebih akrab dipanggil RHS itu untuk mengetahui seperti apa sebenarnya kepribadian RHS.

Benar juga kata pepatah orangtua, nama harum seseorang tidak hanya dirasakan saat orang itu berada dimana, tetapi saat orang-orang yang merasakan kebaikannya berada di mana-mana.

Seperti lazim hari-hari sebelumnya, setiap pagi RHS bersama Ketua Tim Pemenangan RHS-ZW, Crismes Haloho dan rombongan, melakukan acara blusukan ke kecamatan-kecamatan di Kabupaten Simalungun.

Rabu, 30 September 2020, RHS bersama timnya, hendak blusukan ke Kecamatan Hatunduan. Memasuki wilayah Kecamatan Tanah Jawa, mobil RHS berpapasan dengan sebuah mobil Avanza.

Tidak berapa jauh, mobil Avanza tersebut berhenti dan berbalik arah, seperti mengejar mobil RHS.

Di luar dugaan seisi mobil RHS, pengemudi mobil Avanza itu berhasil mendahului. Yang mengejutkan, tiba-tiba mobil itu berhenti di depan dengan posisi menghadang laju mobil RHS.

Supir RHS pun memijak rem menghentikan mobil, dan pengawal melekat RHS dari kepolisian segera turun dan menghampiri dan menegur pengemudi mobil yang sudah berada di badan jalan.

“Ini mobil Pak RHS kan…Ini mobil Pak RHS kan,” kata lelaki itu sembari mendekati pintu mobil dimana RHS duduk. Melihat lelaki menuju arahnya, RHS pun menurunkan kaca.

“Siapa kau….” Tanya RHS.

“Turunlah dulu bapak,” kata laki-laki itu.

RHS pun turun, dan keduanya saling mendekat. Lelaki itu, kemudian membuka masker yang menutupi bagian mulut dan hidung.

Melihat siapa yang berada di depannya, RHS serta merta mengejar dan memukul pelan bagian tubuh lelaki yang bernama, Gintoni Manurung itu. Kelihatan akrab RHS dan Gintoni Manurung.

Gintoni Manurung itu, adalah mantan anak buah RHS, saat ia bekerja di perusahaan milik DL Sitorus.

“Ngapain kau di sini,” tanya RHS.

“Setelah bapak keluar, saya juga keluar dan sekarang sudah menetap di Hatonduan. Bapak harus ke rumah saya,” kata Gintoni Manurung.

Karena tujuan RHS mau ke Kecamatan Hatonduan, Gintoni Manurung yang tadinya mau ke tempat lain, akhirnya ikut dalam rombongan.

Ingat Indomie dan Beras Bulog

Selagi RHS asyik mengikuti acara bersama warga di Kecamatan Hatonduan, sejumlah wartawan menggali informasi tentang apa dan bagaimana RHS bersikap pada bawahan atau anggotanya.

Gintoni pun bercerita, bahwa RHS itu adalah pemimpin yang tegas, disiplin dan sangat dekat dengan seluruh bawahannya.

“Pak RHS itu sangat dekat kepada karyawan, ramah dan lembut, tetapi dalam melaksanakan peraturan sangat tegas dan disiplin. Tidak ada yang bias main-main,” kata Gintoni.

Usai acara, RHS tepati janji untuk berkunjung ke rumah Gintoni Manurung. Tiba di rumah tersebut, kembali RHS dikejutkan saat Gintoni memperkenalkan istrinya.

Bagaimana suasana saat bertemu Gintoni Manurung, begitu juga saat ketemu istrinya, Arni Mutiara Tarigan. Ternyata, Arni Tarigan juga mantan karyawan RHS.

Dengan penuh candaan, RHS menyampaikan, “bagaimana kalian bisa bersatu. Kenapa kau mau sama dia ini.” Mendengar itu, Arni Tarigan kelihatan tersipu-sipu.

Menyempatkan diri untuk menikmati secangkir kopi yang dihidangkan Arni Tarigan, mengalirlah cerita kenangan yang tidak terlupakan, tentang ‘indomie dan beras bulog”.

RHS tertawa lepas ketika diteringati soal “indomie dan beras bulog”.

Bagi Arni Tarigan, cerita ini sangat berkesan dan melekat di pikirannya, karena RHS juga merasakannya. Gintoni dan Arni Tarigan, menjadi saksi nyata, bagaimana RHS menikmati menu “indomie dan beras bulog.” Bagaimana RHS sangat dekat dengan bawahannya.(rel/fi)





Back to top button