Berita

Mangapul Purba: HARUS harus Menang!

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), resmi mengusung pasangan Achmad Anton Saragih berpasangan dengan Rospita Sitorus pada Pilkada Simalungun 9 Desember 2020 mendatang.

Anton Achmad Saragih merupakan abang kandung JR Saragih, Bupati Simalungun saat ini, dan Rospita Sitorus merupakan anggota DPRD Simalungun selama tiga periode.

Ketua Bapilu Sumut Mangapul Purba usai menyerahkan surat putusan mengatakan, setelah Ketua DPP mengumumkan keputusan nama calon yang diusung pada pilkada 2020, dan surat dukungan diserahkan, maka kewajiban seluruh kader untuk memenangkannya.

“Bagi seluruh yang memegang KTA PDIP Perjuangan, setelah putusan Ketua DPP, maka harus mendukung HARUS menang,” kata Mangapul.

Saat ditanya soal kemungkinan ada kader yang membangkang, Mangapul mengatakan, sebelum ada sanksi pemecatan, lebih bagus mengantarkan KTA ke kantor DPC karena PDIP menganut perintah garis lurus.

Pengumuman dukungan kepada Anton Saragih – Rospita Sitorus (HARUS) bersamaan dengan 74 cakada lainnya usungan PDI Perjuangan dibacakan Ketua DPP Puan Maharani dari Kantor DPP PDI Perjuangan.

PDIP dalam tahap III ini, mengumumkan 75 nama pasangan yang akan diusung pada pilkada serentak 2020.

Di Simalungun, surat dukungan diserahkan oleh Ketua Bappilu Sumut yang juga anggota DPRD Sumut, Mangapul Purba didampingi Ketua PDIP Simalungun Samrin Girsang dan diterima langsung pasangan Anton dan Rospita, di Sekretariat PDI-P Simalungun, Komplek Griya Kecamatan Siantar, Selasa (11/8/2020).

Hadir sejumlah anggota DPRD Simalungun Fraksi PDI Perjuangan, termasuk Ketua Bapilu Kabupaten Simalungun Maraden Sinaga.

Berkoalisi Dengan PAN

Anton Achmad Saragih usai menerima SK dukungan dari pengurus PDIP berjanji akan berusaha, dan berjuang memenangkan Pilkada Simalungun 2020.

Selain didukung PDIP, yang memiliki 8 kursi di DPRD Simalungun, Anton – Rospita juga mendapat dukungan dari PAN yang memiliki 2 kursi. Dengan dukungan PDIP-PAN, dengan total 10 kursi, maka pasangan ini memenuhi syarat dukungan 20 persen sebagai syarat mendaftar.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan, pihaknya telah mengumumkan 75 pasangan calon kepala daerah yang akan bertanding di Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

‎”Alhamdulillah kita masuk ke tahap ketiga pemumuman ncalon dari PDIP dari seluruh Indonesia dari timur sampai ke barat,” ujar Puan dalam konfrensi pers secara virtual, Jakarta, Selasa (11/8).

‎Puan mengatakan, semoga 75 pasangan calon kepala daerah yang telah diumumkan ini bisa langsung berjuang dan hadir ke tengah-tengah rakyat. Sehingga nantinya bisa menang di hajatan serentak kepala daerah tersebut.

‎”Semoga calon-calon ini bisa segera berjuang dan perjuangan di 9 Desember 2020, Insya Allah kita semua menang‎,” katanya.

Korupsi Tak Bisa Disembunyikan

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, memberikan pengarahan kepada 75 pasangan calon kepala daerah yang diajukan partai itu di Pilkada Serentak 2020.

Megawati berpesan juga kepada menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Bobby Nasution yang telah ditunjuk maju di Pilwali Kota Medan. Ia berharap agar calon kepala daerah tersebut benar-benar mengabdikan diri kepada rakyat dan tidak melakukan tindak pidana korupsi.

Ia mengingatkan, sudah terlalu banyak kasus korupsi menyangkut kepala daerah di Sumatera Utara. Mulai dari gubernur, hingga bupati dan wali kota. Totalnya ada sembilan kepala daerah.

“Seperti di Sumut banyak sekali. Tolong diingat berapa gubernur yang kena. Berapa wali kota yang kena. Urusannya mereka masalah hukum semuanya. Coba dilihat,” ujar Megawati dalam pidato politiknya secara virtual di Jakarta, Selasa (11/8).

Megawati mengatakan, kepala daerah yang melakukan korupsi pasti akan ketahuan oleh aparat penegak hukum. Sehingga dia menegakan kepada para kader dan juga kepala daerah yang diusung jangan sekali-sekali melakukan korupsi.

“Korupsi tidak akan bisa disembunyikan, suatu saat pasti nanti kelihatan. Saya selalu berulang kali mengatakan hal ini kepada seluruh kader,” katanya.

Selain itu, Megawati dalam mengusung kepala daerah juga benar-benar teliti. Karena dirinya tidak ingin calon kepala daerah nantinya tidak berani bertanggung jawab dan gampang menyerah.

“Makanya saya berupaya sekali mencari sosok yang punya fighting spririt yang berani bertanggungjawab. Sosok yang tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan dan ujian,” ungkapnya.(fi/leo)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button