Berita

Manajemen PT ATC Kecewa, Instalasi Listrik di Pasar Sangkumpal Bonang Semrawut

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Keberadaan instalasi listrik jenis prabayar yang baru dipasang di pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan dikeluhkan pengelola pasar. Pasalnya, instalasinya semrawut dan dinilai tidak aman serta bisa menimbulkan bahaya kebakaran.

“Belum genap satu bulan masyarakat dikejutkan dengan kejadian terbakarnya salah satu kios di lantai satu Pasar Sangkumpal Bonang, penyebab kebakaran ini berasal dari pedagang yang tidak mengikuti aturan larangan menyimpan bahan bahan yang mudah terbakar di dalam kios yang telah disebutkan di dalam tata tertib penghuni pasar,” ungkap Indra Setyawan selaku Manajer Operasional PT ATC, belum lama ini.

Ditambah lagi dengan kejadian pada Selasa (30/7/2019), sekitar pukul 20.00 WIB, instalasi listrik prabayar di Pasar Sangkumpal Bonang mengeluarkan percikan api yang membuat kabelnya hangus terbakar. oleh pihak PT ATC dengan sigap langsung melakukan pemadaman arus listrik supaya tidak terjadi bahaya kebakaran yang lebih besar lagi, ujar Indra.

Indra kemudian juga manambahkan, sejak awal mereka sebagai pengelola, tidak pernah setuju dengan tindakan pedagang yang beralih ke sistem listrik prabayar. Itu katanya, berdampak terhadap pengelolaan pasar dalam menertibkan pedagang yang melanggar aturan, termasuk menurutnya akan kesemrawutan instalasi listrik yang sampai saat ini kondisinya semakin parah.

“Selaku pihak pengelola Pasar Sangkumpal Bonang kita akan mendesak Pemerintah Kota Padangsidimpuan agar segera meminta kepada seluruh pengguna listrik prabayar di Pasar Sangkumpal Bonang untuk kembali seperti semula di mana listrik hanya dikelola oleh PT ATC, karena dengan kondisi yang ada sekarang sangat beresiko besar terhadap keamanan pedagang serta pengunjung pasar. Kita membuat peraturan selaku pihak pengelola PT ATC bukan untuk kepentingan sepihak, melainkan untuk keamanan dan kenyamanan kita bersama,” kata Indra.

Namun menurut Supervisior Teknik PLN UP3 Padangsidimpuan, Mansyur, mereka telah merapikan dan mengganti instalasi listrik yang kurang layak di pasar yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Kota Padangsidimpuan itu. Sesuai dengan ketentuan dan standar yang ATC ajukan. Jadi secara instalasi, kata Mansyur, tidak ada lagi persoalan.

“Hari ini kita sudah ganti. Kita rapikan. Itu sesuai dengan standar yang ada di mereka, standar yang mereka ajukan, pihak ATC. Sudah kita penuhi, hari ini sudah selesai semua,” ungkapnya, Jumat (2/8/2019) sore.

Namun ia enggan lebih jauh berkomentar seputar soal lain antara PLN dengan ATC. Atau kaitannya dengan urusan listrik ATC dengan para pedagang. (san)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button