Berita

Maling Toko Nyanyi, Penadah Ikut Diamankan

FaseBerita.ID – Seorang pembobol Toko Anda Elektronik di Jalan Medan Km 3, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, yang mencuri alat-alat perabotan rumah tangga dibekuk polisi, Sabtu (4/4), sekira pukul 17.00 WIB.

Tersangka diketahui berinisal IPT alias Ivan (32) warga Jalan Makmur No 157, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.

Tak itu saja, Tim Satreskrim Polsek Siantar Martoba juga mengamankan penadah barang curian berinisial RR alias Rici (33) warga Jalan Ampera, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur.

Kasubag Humas Iptu Rusdi Ahya menjelaskan, kejadian itu diketahui, Minggu (30/3) pukul 07.50 WIB.

“Kejadian itu Minggu pagi, saat karyawan membuka toko seperti biasa. Pas pintu dibuka, karyawan kaget melihat barang-barang sudah acak-acakan. Setelah diperiksa, ternyata toko dimasuki maling,” terang Rusdi.

Pasca kejadian, korban langsung melaporkan hal itu ke Polsek Siantar Martoba. Selanjutnya, Tim Satreskrim bekerja melidik pelaku. Hingga lima hari kemudian, pelaku berhasil diamankan berkat hasil rekaman CCTV.

“Pelaku utama berhasil dibekuk dari simpang rambung merah, karena adanya pertinggal dari rekaman CCTV. Pelaku IPT alias Ivan, dia bertugas sebagi pelaku utama yang masuk mencuri kedalam toko,” ujarnya.

Rusdi menambahkan, setelah pelaku utama di amankan, selanjutnya, pihaknya melakukan pengembangan. Tetapi, sebelum dilakukan pengembangan lebih jauh. Akhirnya si penadah menyerahkan diri ke kantor polsek siantar martoba.

“Saat dilakukan pengembangan kepada penadah berinisial RRS alias Rici. Kebetulan, keluarganya langsung menyerahkan pelaku Rici ke kantor. Sehingga dilakukan pemeriksaan terhadap satu pelaku dan satu penadah,” lanjutnya.

Usai dilakukan pemeriksaan lebih jauh, petugas Satreskrim menyita barang bukti hasil kejahatan. Diantaranya 1 unit mobil sinar beringin, 2 buah parang panjang, 1 buah linggis, 1 buah gunting, serta 1 unit TV 32 inc dan satu buah koper berisikan papan bongkar pasang lemari atau bufet.

“Pelaku Ivan kita kenakan pasal 480 KUHPidana. Sedangkan Rici (penadah-red), kita kenakan pasal 363 ayat (1) ke-3e, 4e, 5e KUH Pidana,” tutupnya. (Mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button