Berita

Maling HP Ditangkap: Uang Hasil Curian Habis untuk Main Judi

FaseBerita.ID – Polisi menangkap seorang pria yang merupakan pencuri HP milik Ismail Marzuki Simatupang, yang hilang saat dicas di rumahnya, di Jalan Ketapang, Kelurahan Sibolga Hilir, Kecamatan Sibolga Utara. Pelaku diketahui berinisial LS (29) warga Jalan SM Raja belakang, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sibolga Kota.

Menurut laporan Ismail kepada Polisi, HP tersebut sebelumnya di cas di ruangan tamu. HP tersebut diketahui hilang, Rabu (4/3) sekira pukul 7.30 WIB. “Ismail minta tolong kepada abangnya untuk mengambilkan HP merk Vivo Y71 warna hitam yang sebelumnya dicharger di ruangan tamu. Akan tetapi, HP itu sudah tidak ada lagi,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Jumat (13/3).

Setelah menerima laporan, Polisi kemudian mengatur siasat untuk menangkap pelaku. Polisi menyuruh Ismail berpura-pura menemui pelaku di Jalan Mawar. Saat keduanya berdebat, polisi pun menangkap pelaku. “Pelaku diamankan saat berbicara dengan Ismail di Jalan Mawar,” ungkapnya.

Kepada polisi, pria yang kesehariannya berprofesi sebagai buruh bangunan tersebut membenarkan telah mencuri HP milik Ismail.

Diterangkannya, saat itu dia tidur di rumah orangtuanya di Jalan Ketapang. Sekira pukul 4.30 WIB, diapun keluar rumah hendak berolah raga pagi. Saat melintas dari rumah Ismail, dia teringat kalau pintu samping rumah tersebut mudah dibuka. Sehingga, timbul niatnya untuk mencuri.

“Diapun mendorong pintu dan masuk kedalam. Dia kemudian mengambil 1 unit HP yang lagi tercharger di ruang tamu,” terang Sormin.

Kemudian, pelaku kembali ke rumah orangtuanya. Sekir pukul 8.00 WIB, pelaku pulang ke rumahnya di Jalan SM Raja. Awalnya, HP tersebut sempat dicoba dijual ke daerah jalan Ketapang. Namun, tidak ada yang mau membeli.

Tanpa sengaja, pelaku ketemu dengan temannya dan mencoba meminjam uang dengan jaminan HP curian tersebut. Karena tidak punya uang, temannya tersebutpun menawarkan untuk menjual HP kepada pacarnya.

“Awalnya pacar temannya meminjamkan ung Rp100 ribu untuk membuka kunci atau pola HP. Setelah terbuka, pelaku menawarkannya kepada pacar temannya seharga Rp1 juta. Kemudian, disepakatilah harganya Rp700 ribu. Dipotong uang membuka pola, pacar temannya akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp600 ribu,” tukasnya.

Sisanya lanjut Sormin, Rp100.000 diberikan kepada temannya tersebut sebagai ucapan terimakasih. Kemudian, Rp50.000 untuk membayar hutang. “Sisanya Rp450 ribu habis untuk bermain judi,” pungkasnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga. Tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3e dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button