Berita

Maling Ditangkap, 5 Rekannya Masih Dicari… Polisi: Lebih Baik Menyerahkan Diri

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Sekelompok pemuda menggasak isi rumah Magdalena Harahap (60) yang terletak di Jalan SM Raja, Gang Bersama, Kelurahan Pancuran Dewa, Sibolga Sambas. Seorang di antara pelaku yang diketahui berinisial HFAA alias H (19), warga Dusun III Jampalan Bidang, Desa Mela, Tapian Nauli, berhasil diamankan. Sementara beberapa orang rekannya masih dalam pencarian polisi.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin mengatakan, penangkapan H dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban. “Dimana telah melaporkan kehilangan barang-barang dari rumahnya, berupa TV, kulkas, mesin cuci, kipas angin, drum plastik, lemari pakaian plastik, kain, ulos. Kerugian ditaksir sekira Rp8 juta. H ditangkap dari sebuah warnet di Jalan Iyu,” kata Sormin, Kamis (7/11/2019).

Menurut korban, rumah tersebut sudah sebulan tidak mereka tempati. Saat mereka pulang, Minggu (20/10/2019) lalu sekira pukul 13.00 WIB, mereka melihat seluruh barang dalam rumah telah raib. “Setelah pintu rumah dibuka, 1 unit TV dan 1 unit kipas angin di dinding rumah, tidak ada lagi. Tiba di kamar tidur, korban melihat 1 unit lemari plastik, juga tidak ada lagi serta pakaian yang sebelumnya dalam lemari berserakan. Di dapur, mereka melihat kulkas, mesin cuci dan dua tabung gas 3 kg, dua drum plastik dan 2 karung botot aluminium, tidak ada lagi. Mereka melihat jendela bahagian dapur terbuka dan kunci jendela telah rusak,” terangnya.

Sementara, menurut keterangan pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut, pencurian dilakukan berulang kali selama 7 hari. Pencurian pertama dilakukan seorang diri, Rabu (2/10/2019) sekira pukul 03.00 WIB. Hari berikutnya, tersangka mencuri di rumah korban bersama dengan lima temannya yang namanya masih dirahasikan oleh pihak Kepolisian.

“Yang punya rencana untuk melakukan pencurian adalah tersangka ini. Dia masuk dengan cara memanjat dan masuk rumah melalui lubang angin. Hari pertama dia mengambil dua tabung gas 3 kg. Selanjutnya tabung gas dijual kepada dua orang (identitas telah dikantongi) seharga Rp80.000 dan Rp75.000. Pencurian kedua dilakukan tsk bersama dengan Seorang temannya pada Jumat (4/10/2019) dan mengambil 1 unit mesin cuci merk Sharp dan dijual seharga Rp500 ribu.”

Ketiga kalinya, tersangka bersama seorang temannya, Senin (7/10/2019) sekira pukul 04.00 WIB dan mengambil 1 unit TV Led merk Philips dan temannya menjual TV tersebut seharga Rp300 ribu. Kelima kalinya dilakukan tersangka sendiri, Sabtu (12/10/2019) sekira pukul 15.00 WIB dan mengambil 1 unit lemari plastik serta menjualnya seharga Rp80 ribu. Keenam kalinya, Selasa (15/10/2019) sekira pukul 17.00 WIB dilakukan tersangka seorang diri dan mengambil 1 unit kipas angin dan dijual seharga Rp45 ribu. Ketujuh, Jumat (18/10/2019) sekira pukul 07.00 WIB dilakukan tersangka sendiri.

Yang diambil, sekarung barang botot alumimium dan dijual oleh temannya seharga Rp75 ribu. Sekira pukul 19.00 WIB, tersangka dan seorang temannya kembali mengambil 3 helai kain sarung, sehelai kain ulos, sebuah alat pemasak air dan 1 keranjang pakaian. Semuanya dijual seharga Rp120 ribu. Kemudian, Sabtu (19/10/2019) sekira pukul 03.00 WIB, tersangka dan 1 lagi temannya kembali mengambil dua drum plastik dan dijual seharga Rp20 ribu,” ungkap Sormin.

Uang hasil kejahatan, kata tersangka, telah habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

“Barang-barang telah disita dari orang-orang yang telah membeli dari tersangka,” pungkasnya.

Hingga kini, kelima rekan tersangka masih dalam pencarian pihak kepolisian. Kepada kelima pelaku lainnya, Sormin mengimbau agar segera menyerahkan diri ke Polres Sibolga. “Diimbau kepada pelaku pencurian yang telah turut melakukan, agar dengan kesadaran sendiri dapat menyerahkan diri, sebab identitas dan alamat sudah diketahui,” imbuhnya.

Tersangka kini ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas. Atas perbuatannya, tersangka diganjar dengan pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e, 5e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ts)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close