Berita

Malam Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Imbau Warga Waspada Banjir

FaseBerita.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah I Medan mengimbau warga Kota Medan maupun Sumatera Utara untuk terus mewaspadai cuaca buruk yang melanda.

Apalagi, malam hari diprediksi terjadi hujan lebat dan angin kencang yang bisa menyebabkan banjir hingga angina puting beliung. Bahkan, menurut prakiraan cuaca, sejumlah wilayah Sumatera Utara alami hujan lebat yang disertai angin kencang dan badai petir.

Kepala BMKG Wilayah Medan Edison Kurniawan menyampaikan, pada malam hari, cuaca di wilayah Sumatera Utara adalah hujan lebat yang disertai angin kencang dan badai petir. “Sejak sore hingga malam hari, hujan sedang hingga hujan lebat yang disertai petir di Seluruh Wilayah Sumatera Utara. Waspada banjir,” ujarnya.

Ia merinci prakiraan cuaca pada hari ini, Rabu (7/10). “Pada pagi hari, berawan dan hujan ringan di Kepulauan Nias, Batubara, Simalungun, dan Serdang Bedagai,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, dia menuturkan perihal prakiraan cuaca pada siang hari. “Pada siang hari, berawan dan hujan ringan hingga sedang di Karo, Deli Serdang, Dairi, Samosir, Toba, Taput, Pakpak Bharat, Simalungun, Humbahas dan sekitarnya,” ungkapnya.

Sementara pada dini hari, BMKG prediksi berawan dan hujan ringan di Batubara, Asahan, dan Serdang Bedagai.
Dengan melihat prakiraan cuaca, Edison Kurniawan menyampaikan peringatan dini bagi masyarakat Sumatera Utara.

“Peringatan dini agar waspada hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan badai petir di Wilayah Pegunungan, Lereng Timur, Lereng Barat, Pantai Timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan banjir dan longsor,” imbaunya.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan perihal suhu dan kelembaban udara serta prakiraan gelombang laut.

“Suhu udara berada antar 17.0 hingga 32.0 derajat celcius dan kelembaban udara berada antara 60 hingga 98 persen. Prakiraan gelombang laut: Samudera Hindia barat Nias, Samudera Hindia barat Aceh (Tinggi 2,5 hingga 4,0 meter); Perairan utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, Perairan barat Aceh, Perairan Meulaboh – Sinabang, Perairan Nias – Sibolga (Sedang 1,25 hingga 2,5 meter),” pungkasnya. (trb/ila/smg)





Back to top button