HUT RI
Berita

Majukan Pendidikan Harus Didukung Etos Kerja Guru yang Baik

Tapsel, FaseBerita.ID – Kemajuan pendidikan harus didukung dengan etos kerja guru yang baik, karena, tugas guru tidak hanya mengajar, namun juga mendidik, mengasuh, membimbing, dan membentuk kepribadian siswa guna menyiapkan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Parulian Nasution saat melantik 15 Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel bertempat di aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tapsel Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Selasa (7/1).

Pelantikan berdasarkan SK. Bupati Tapsel No. 188.45/4/KPTS/Tahun 2020, tertanggal 7 Januari 2020, dihadiri Kepala BKD Tapsel Ahmad Syuaib Harianja, Para Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Tapsel, Sekretaris BKD Ilham dan undangan lainnya.

Lebih lanjut Parulian Nasution menyampaikan, ucapan selamat dan sukses atas pelantikan saudara sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemkab Tapsel, semoga para Kasek yang dilantik, selalu sukses dalam menjalankan tugas dan selalu semangat dalam pengabdian dengan harapan saudara diberi kekuatan dalam menjalankan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, bangsa dan Negara.

“Saya mengajak kepada saudara yang baru dilantik agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, karena anda merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pendidikan. Oleh karenanya etos kerja guru yang baik sangat diperlukan untuk tercapainya hasil kemajuan pendidikan yang bermutu. Didiklah anak bangsa dengan sebaik-baiknya, karena majunya suatu negara diakibatkan majunya pendidikan, ketika pendidikan maju maka negara pasti akan maju sedangkan majunya daerah Tapanuli Selatan sangat ditentukan oleh majunya pendidikan karena ketika pendidikan maju di Tapsel maka Tapsel pasti akan maju,“ kata Parulian.

Ia menambahkan, untuk mengoptimalkan tugas guru tersebut selain dituntut memiliki kompetensi profesional juga perlu memperhatikan guru dari segi yang lain seperti etos kerjanya. Pada guru yang tinggi etos kerjanya akan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Karena katanya, tanpa etos kerja yang tinggi, seorang pendidik tidak mungkin dapat meningkatkan produktivitas mengajarnya seperti apa yang diharapkan. Upaya menumbuhkan etos kerja yang positif tidak dapat dipaksakan karena dalam menumbuhkan etos kerja diperlukan kolaborasi dan keselarasan relasi antara individu di dalam suatu komunitas pendidikan.

“Kepada saudara yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dimanapun saudara bertugas, karena ini merupakan kepercayaan yang didalamnya ada amanah, oleh karenanya laksanakan tugas dengan penuh loyalitas, dengan penuh dedikasi dan dengan penuh komitmen kerja serta bangunlah manajemen kerja yang benar,“ terangnya.

Adapun ke 15 guru yang diperbantukan menjadi Kepala Sekolah dilantik tersebut yakni, Nurmalina sebagai Kasek SDN.100315 Sanggapati, Berlian Nasution sebagai Kasek SDN.100105 Aek Lubuk, Dameria sebagai Kasek SDN.100113 Panobasan Lobu, Safrida Yanti sebagai Kasek SDN.100717 Perkebunan Sigala-gala, Rosmaini sebagai Kasek SDN.100711 Batuhula, Kholidah Dalimunthe sebagai Kasek SDN.101502 Muaratais I, Israwati Silalahi sebagai Kasek SDN.101509 Muaratais II.

Kemidian, Aminah Hasibuan sebagai Kasek SDN.101203 Sipirok, Farida Herawati Siregar sebagai Kasek SDN.101233 Sibadoar, Ervihapmi Harahap sebagai Kasek SDN.101232 Purbatua, Kumpul Halomoan sebagai Kasek SDN.100401 Pinagar, Ansoriah sebagai Kasek SDN.100404 Hamijon, Hoiruddin sebagai Kasek SDN.101408 Kota Tua, Marasutan Harahap sebagai Kasek SMPN 2 Angkola Barat dan Robinson Tarigan sebagai Kasek SMPN 3 Batang Angkola. (int)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button