Berita

Mahasiswa Minta Kapolres Berantas Judi di Siantar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam satu Organisasi GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) Siantar-Simalungun kembali turun ke jalan, Selasa (19/11/2019) sekira pukul 11.45 WIB.

Kedatangan sejumlah mahasiswa tersebut tak lain untuk menyuarakan terkait maraknya perjudian di wilayah Kota Pematangsiantar.

Sejumlah mahasiswa yang turun aksi ke jalan, pertama kali mendatangi Polres Siantar, dengan membawa spanduk yang berukuran panjang sekitar 3 meter dan lebar 1 meter, berisi tulisan yang merupakan curhat para aksi yang ditulis memakai pilok berwarna.

Amatan wartawan, pemandu aksi terlihat menyampaikan pernyataan sikap mereka dengan pengeras suara.

Kedatangan massa langsung disambut hangat oleh pihak Polres Pematang Siantar, yang diwakili Kasat Shabara Iptu Muril Yasnal.

Ketua GMKI Mailuter Dewanto Sinaga menjabarkan tuntutan merka. Adapun tutuntan yang disampaikan yakni; “Mendesak Insitusi Kepolisian dengan memberantas perjudian di Kota Siantar. Hentikan Komersialisasi aset negara untuk kepentingan maksiat. Utamakan kepentingan orang banyak yakni ketertiban, ketentraman dan keamanan masyarakat”.

Pernyataan tersebut langsung ditanggapi oleh Kasat Shabara Iptu Muril Yasnal. Kepada seluruh mahasiswa Iptu Muril Yasnal mengucapkan terimakasih atas kehadiran massa GMKI.

“Terimakasih buat adek-adek kami. Semua aspirasinya akan kami tampung, dan akan kami sampaikan nanti ke atasan untuk tindaklanjuti,” ujarnya.

Setelah perwakilan dari Polres Siantar melakukan dialog dengan mahasiswa, mereka sepakat menunggu hasil dari tindak lanjut usulan tersebut dalam waktu dekat.

“Terimakasih Pak Polisi atas responnya. Akan kami tunggu jawaban dari orang bapak 7×24 jam,” sebut salah seorang aksi.

Ditemui terpisah, Ketua GMKI Mailuter Dewanto Sinaga mengatakan, kedatangan mereka hanya untuk menyampaikan keluhan masyarakat yang sudah mulai resah terhadap perjudian di Kota Siantar.

“Kita tunggu saja tindak lanjut dari polisi,” ujarnya lalu membubarkan diri. (Mag-03/des)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close