Berita

Mahasiswa jangan Golput

FaseBerita.ID – Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Prof Sanggam Siahaan MHum mengharapkan agar kaum millineal khususnya mahasiswa agar mendukung Pemilu 17 April 2019 mendatang dengan datang ke TPS dan memberikan hak suaranya.

Hal ini disampaikan saat acara Warnai Jarimu untuk Bangsamu di Aula Nommensen yang dihadiri mahasiswa, Rabu (6/3) pagi. Acara tersebut juga dihadiri Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu SIK, Ketua KPU Kota Pematangsiantar Daniel Sibarani, Bane Raja Manalu dari Magna Indonesia serta Mawarni Putri Tampubolon.

Dalam sambutan Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, diserukan agar para mahasiswa benar-benar memilih calon pemimpin yang berkeadilan untuk membawa perubahan Negara Indonesia ke depan.

“Jangan Golput. Kita mahasiswa harus memiliki peran untuk mensuskseskan Pemilu ini. Kita tidak boleh cuek atau acuh dalam politik. Karena politik merupakan bagian dari demokrasi dalam memilih pemimpin bangsa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua KPU Pematansiantar Daniel Sibarani menerangkan, pengalaman Pemilu pada masa lalu, persentase jumlah golput cukup tinggi yang mencapai 30 persen. Bahkan yang lebih dominan yang golput itu adalah para pemilih pemula atau kaum millennial.

“Sesuai data untuk saat ini bahwa jumlah DPT di Kota Siantar bahwa 17 persen dari DPT saat ini adalah pemilih pemula. Jadi, pemilih pemula ini sangat berpengaruh untuk menentukan pemimpin,” terangnya.

Menjawa pertanyaan dari peserta terkait pindah memilih, Daniel menjabarkan bahwa batas pelaporan untuk pindah memilih adalah tanggal 16 Maret 2019. Itu dilakukan untuk mempermudah dalam pendistribusian logistik surat suara.

“Jika anda pindah memilih juga ada kosekwensinya. Jika anda dari Medan, maka surat suara yang diberikan hanya untuk memilih calon DPD dan Capres. Kemudian, jika dari Dairi, maka surat suara yang bisa diterima hanya tiga lembar. Yakni, DPR RI, DPD dan Capres. Demikian juga halnya kalau pindah Dapil untuk tingkat Kota Siantar, maka tidak bisa memilih untuk DPRD Kota Siantar,” terang Daniel.

“Kita telah melakukan sosialisasi ke sejumlah instansi termasuk sekolah-sekolah. Jadi kita berharap, pesta demokrasi ini semua berperan dalam mensukseskan Pemilu. Dan Ingat, Jangan Golput. Tentukan pilihanmu,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu SIK menekankan pentingnya bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. “Teliti dulu informasi-informasi yang bertebaran di media sosial. Jangan langsung percaya apalagi menshare,” terangnya.

Kapolres menambahkan, dalam bermedia sosial ini juga ada aturannya. Jika kita percaya dan menyebarkan kabar bohong atau fitnah dapat berakibat ke jalur hukum.

“Akan ada saja orang atau kelompok yang ingin NKRI ini terpecah belah. Jadi kita selaku mahasiswa harus bisa menangkal isu-isu miring atau kabar hoax. Sebarkanlah kabar baik dan jangan mau terpengaruh dengan orang yang menebar fitnah,” harap Kapolres.

Pada acara penutupan, pihak Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar memberikan cinderamata kepada nara sumber sebagai bentuk terimakasih yang telah meluangkan waktunya memberikan pencerahan kepada mahasiswa. (pra/esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button