Berita

Luput dari Pantauan di Tengah Virus Corona, Penampungan CPO Ilegal Marak di Labuhanbatu

FaseBerita.ID – Di tengah merebaknya wabah virus corona atau Covid-19, pemerintah dan kepolisian fokus pencegahan dan penanganan. Di saat yang sama para mafia Crude Palm Oil (CPO) Ilegal malah bebas beroperasi di Labuhanbatu.

Hasil investigasi wartawan, ada dua titik penampungan CPO yang beroperasi di pinggir Jalan Lintas Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kemudian satu lagi di di pinggir Jalan Lintas Sumatera Lingkungan Buluh Cina Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Kapolres Labuhabatu AKBP Agus Darojat SIK saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya berterimakasih atas informasi dugaan beroperasinya penampungan CPO di Jalinsum Desa Buluhcina Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu dan Desa Sosopan, Kotapinang Kabupaten Labusel.

“Trims infonya,” jawabnya singkat melalui pesan Whatsapp pribadinya, Sabtu (4/4/2020) siang saat dikonfirmasi terkait bebas beroperasinya penampungan CPO di wilayah hukumnya.

Pantauan wartawan di lokasi, sejak Kamis sore kemarin, truk tangki singgah ke lokasi terbuka penampungan CPO yang berada di pinggir jalan di Desa Sosopan Kota Pinang tersebut.

Terlihat truk itu menurunkan isi minyak melalui mesin penyedia yang dituangkan ke dalam drum dengan istilah ukuran gelang, transaksinya dilakukan secara terang terangan.

Lain halnya di Desa Bulu Cina Kecamatan Bilah Hulu Labuhanbatu, pembeli melakukan transaksi di dalam sebuah lokasi yang tertutup. Modusnya setiap mobil truk tangki yang melintas yang sudah disepakati masuk ke dalam, di depan gudang penampungan itu ada beberapa pria yang selalu menjaga yang tugasnya memanggil truk tangki pembawa CPO yang melintas serta membuka tutup pintu gudang penampungan tersebut.

‘Kalau kita melintas ya kelihatanlah dan sudah gak asing, udah tau. Kita kalau itu adalah lokasi penampungan CPO,” jelas adi salah seorang warga kepada wartawan, Senin (6/4/2020). (tim)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button