Berita

Libur Sekolah Diperpanjang: Siantar 11 April, Simalungun 3 April

FaseBerita.ID – Sejumlah pemerintah daerah memperpanjang kebijakan siswa belajar di rumah saat status tanggap darurat bencana virus Corona (COVID-19) yang kini sedang mewabah di dunia termasuk Indonesia. Seperti Kota Pematangsiantar diperpanjang hingga 11 April, dan Simalungun 3 April 2020.

Untuk Kota Siantar, kebijakan itu berdasarkan surat putusan dari Waliko Pematangsiantar yang menimbang surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 4 tahun 2020.

Adapun isi surat tersebut tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 maklumat kepala kepolisian Negara Republik Indonesia nomor : MAK 2/III/2020 tentang keputusan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Covid-19 serta surat edaran Walikota nomor: 420/1464/III/2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang pencegahan virus Covid-19 pada satuan pendidikan.

Dengan demikian, jadwal belajar di rumah diperpanjang sampai tanggal 11 April 2020.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Siantar Kusdianto membenarkan surat edaran Walikota Siantar Hefriansyah untuk perpanjangan libur sekolah (belajar di rumag, red) sampai tanggal 11 April 2020.

“Surat itu sudah sampai ke Dinas Pendidikan dan akan kita rapatkan lagi,” ujarnya singkat.

Tetap di Rumah, Jangan Keluyuran

Kebijakan serupa diterapkan di Kabupaten Simalungun. Hanya saja jadwal belajar diperpanjang hingga 3 April 2020.

Hal itu sesuai Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Elfiani br Sitepu Spd, Mpd Nomor 420/927/441/2020 tanggal 27 Maret 2020 terhadap Korwil Bidang Pendidikan, Pengawas Sekolah SD dan SMP, Kepsek TK (PAUD), SD dan SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Simalungun.

Menurut Elfiani, perpanjangan itu sebagai tindaklanjut masa darurat penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat.

“Kesehatan murid dan guru adalah pertimbangan utama dalam pelaksanaan pendidikan,” kata Elfiani dalam suratnya, Jumat (27/3).

Adapun isi surat edaran tersebut antara lain; Libur sekolah atau belajar di rumah diperpanjang hingga 30 April 2020. Dengan demikian, pihak sekolah diminta untuk menerapkan kebijakan belajar di rumah bagi seluruh siswanya di bawah bimbingan guru dan kepala sekolah secara daring/ jarak jauh untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.

“Pihak kepala sekolah dan guru diminta agar meningkatkan komunikasi dengan orangtua siswa agar membimgbing anak-anaknya  untuk melaksanakan pencegahan Covid-19 di kalangan siswa termasuk mengawasi anak-anak agar tidak keluyuran ke luar rumah,” terangnya. (Mag-04/des)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close