Berita

Lepas Karnaval Pesona Danau Toba ke-4: Menteri Susi Pesankan Perda Penggunaan Kantong Plastik

TOBASA, FaseBerita.ID – Karnaval Pesona Danau Toba ke 4 tahun 2019 di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) yang dilaksanakan di Balige, Sabtu (14/9/2019) berjalan lancar. Hadir Menteri Kelautan dan Perikanan Pudjiastuti dan dan sejumlah kabupaten tetangga memeriahkan kegiatan itu.

Dalam sambutannya sebelum digelar pelepasan, Menteri Susi meninggal pesan-pesan kepada para Bupati sekawasan Danau Toba, yakni, membuat peraturan daeran terkait penggunaan plastik sekali pakai, dan membuat Perda penebangan kayu.

“Jika Bapak Ibu ingin pariwisata Danau Toba tetap maju, yang pertama mengurangi sampah plastik. Perlu pengontrolan air Danau Toba baik kualitas dan kecukupannya,” pinta Menteri Susi.

Dijelaskan, persoalan sampah plastik saat ini menjadi -perhatian dunia. Pemerintah Indonesia pun telah mengambil sikap terkait persoalan itu. Kemudian si sejumlah daerah telah membuat peraturan daerah terkait penggunaan plastik sekali pakai.

Menurutnya, sampah plastik adalah ancaman terbesar saat ini yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak. Terlebih kawasan Danau Toba yang saat ini menjadi salah satu pariwisata super prioritas. Untuk itulah pemerintah setempat diminta membuat perda mengenai itu. Atau membangun TPA recycle plastic.

“Jika ingin turis terus datang ke Danau Toba, ayo kurangi sampah plastik. Nanti di Danau Toba lebih banyak plastiknya dari pada ikan. Mana mau turis datang,” ungkapnya.

Selain itu, Menteri Susi juga meminta agar pemerintah sekawasan Danau Toba memperhatikan ekosistem alam yang menjadi sumber air ke Danau Toba.

“Tidak boleh lagi hutan alam di tebang di Danau Toba. Mestinya dibuat Perda, kalau tidak, nanti semua dibabat. Kemudian lakukan reboisasi dan pengurangan kerambah yang dapat mencemari air Danau Toba,” ungkapnya.

Seperti diketahui, karnaval tahun ini dengan tema “Ulos Dalam Bingkai Adat dan Kostum” itu berjalan baik. Sesuai tema, tampak sejumlah parade ulos.

Pantauan di lapangan, ada puluhan ribu pengunjung yang hadir memadatai sepanjang jalan rute karnaval mulai dari pertigaan Jalan Sutomo-Jalan Patuan Anggi hingga finis di depan BRI Balige. Sementara peserta karnaval juga datang dari sejumlah daerah tetangga seperti Kabupaten Samosir, Humbang hasundutan, Sibolga, Simalungun dan daerah lainnya. (ft/osi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button