Berita

Lanal TBA Amankan 64 TKI Ilegal dari Malaysia

FaseBerita.ID – Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Asahan (TBA) mengamankan 64 TKI yang pulang dari negara Malaysia yang diduga tanpa dilengkapi dokumen (ilegal), Jumat (21/2) lalu.

TKI asal Malaysia tersebut diamankan di perairan Sei Asahan terdiri dari 42 laki laki, 21 perempuan dan 1 balita. Informasi dihimpun di Mako Pangkalan TNI AL Tanjungbalai, Jalan Sei Berombong, 64 orang TKI ilegal tersebut masih dilakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan.

Menurut pantauan, pemeriksaan yang dilakukan personel Lanal TBA masih berlangsung sampai Jumat malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Dafris didampingi Pasi Intel Kapten Yordan mengatakan penangkapan berawal dari patroli rutin Lanal TBA di Kuala Baganasahan. Tiba-tiba petugas melihat kapal kayu mencurigakan berlayar menuju Kota Tanjungbalai.

Sea Rider lalu mengejar dan mencegat kapal bermuatan orang tersebut kemudian menggiringnya ke Mako Lanal TBA di Asahan. Setelah diperiksa, kapal tersebut ternyata bermuatan 64 TKI illegal, seorang diantaranya anak laki-laki yang baru pulang dari Malaysia lewat jalur gelap.

Petugas TNI AL kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap barang dan badan penumpang. Hasilnya tidak ditemukan narkoba ataupun barang yang dilarang masuk ke Indonesia.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas karantina kesehatan terkait virus Corona yang kini mewabah di China. Hasilnya semua penumpang negatif terjangkit Corona Virus.

“Setelah pemeriksaan ini, semua penumpang akan kami serahkan ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Asahan. Sedangkan tekongnya jadi tersangka dijerat UU pelayaran,” jelas Danlanal TBA Letkol Laut (P) Dafris.

Usai dilakukan pemeriksaan dan tidak ada ditemukan dari hasil pemeriksaan badan dan barang bawaan terdapat narkoba ataupun jenis barang ilegal lainnya, maka seluruh TKI ilegal yang sudah diamankan itu akan diserahkan kepada pihak imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Asahan. (ck04/rah)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close