Berita

Lakalantas di Jalinsum Gunung Tua-Kota Pinang: Rencana Menikah 3 Januari Kandas

FaseBerita.ID – Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalinsum Gunung Tua-Kota Pinang, Desa Batang Baruhar Julu, Kecamatan Padang Bolak, Paluta. Dalam peristiwa itu, satu tewas. Dan, yang lebih menyedihkan lagi, korban tewas itu akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 3 Januari mendatang. Undangan pun telah disebar.

Mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 1067 KZO yang ditumpangi empat penumpang rombongan mudik natal, bertabrakan dengan Mobil Mitsubishi Colt Diesel BB 9165 HB. Akibatnya, satu orang tewas, satu luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan.

Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar melalui Kanit Lantas Iptu Tongan Siregar mengatakan, kecelakaan terjadi tepat dini hari pada Rabu (25/12). Mobil Avanza yang dikemudikan Yanto Simbolon (30) warga Samosir, dan membawa tiga penumpang yaitu Andres Simarmata (24), Marsindu Lumban Tobing (24) dan Yanti Lumban Tobing (24) warga Siborong-borong, Tapanuli Utara (Taput) datang dari arah Ranto Prapat menuju Gunung Tua, Kabupaten Paluta.

Tepat di Desa Batang Baruhar Julu, Padang Bolak mobil yang dikemudikan mereka bertabrakan dengan mobil colt diesel yang dikemudian Poltak Hatorangan (22) warga Gunung Manaon I, Kecamatan Portibi yang datang dari arah berlawanan.

Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera Gunung Tua-Kota Pinang, Desa Batang Baruhar Julu, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta, Rabu (25/12) dini hari.

“Dugaan pengemudi mobil colt diesel menghindari lubang yang ada di badan jalan dan dari arah berlawanan datang mobil Avanza yang dikemudikan korban bersama tiga penumpang di dalamnya. Dan kecelakaan tidak dapat dihindari,” ungkap Tongan kepada wartawan.

Akibat kecelakaan tersebut, kata Tongan, pengemudi mobil Avanza Yanto Simbolon (30) yang membawa rombongan keluarga untuk mudik natal meninggal saat hendak dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Satu pengemudi tewas, satu luka berat dan sudah dirujuk ke Medan dan dua orang lagi hanya mengalami luka ringan,” pungkasnya.

Sementara itu, Keluarga korban, Okta Nainggolan mengatakan Yanto tewas di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Jalan Kota Pinang Gunung Tua, Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Padahal, Yanto akan menikahi pacarnya bernama Yanti Fitri pada Jumat 3 Januari 2020 mendatang di Desa Sianting-anting, Samosir.

Yanto tewas setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan dalam perjalalan pulang kampung dari perantauannya di Pulau Jawa. Selama ini Yanto merantau di Karawang, Jawa Barat.

Kata Okta, Yanto merupakan orang yang bersahabat. Semasa hidupnya Yanto pernah menjaga Okta ketika masih tinggal di Medan. “Dulu aku sering dijagain sama tulang itu, semalam aku dapat kabar jam 2 saat dinas di rumah sakit. Ngeri kali aku dengar kabar itu,” terangnya.

Media sosial pun diramaikan atas peristiwa naas tersebut, berbagai ucapan bela sungkawa diposting teman-teman Yanto di laman facebook-nya.

Tak terkecuali dengan Yanti Fitri Lumban Tobing yang merupakan calon istri Yanto Simbolon.

“Sayang Yanto Simbolon bege jo lagumon sayang. Jalan hidup mu do immu teks lagu nai Tangis doho molo mambege on kan sayang. Se tangis au sayang mambege on sayang. Asijo roham sayangku. Cintaku,” tulisnya dalam satu unggahan video di laman facebook-nya. (aistr/int)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close