Berita

Lagi, Residivis Ketahuan Curi Uang dari Warung

SIANTAR, FaseBerita.ID – Lagi, DPS (23) warga Jalan Musyawarah Lorong 2, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Martoba harus mendekam di balik jeruji besi. Kali ini, pelaku terlibat dalam kasus pencurian uang milik Hotmian br Sianturi (65).

Sebelumnya, kasus serupa juga pernah dilakoni pelaku pada tahun 2014. dia terlibat dalam kasus pencurian satu unit handphone merek Black Berry (BB) milik temannya. Bahkan kasus ini sudah bergulir di meja hijau Pengadilan Negeri Siantar dan dia divonis selama 8 bulan penjara.

Namun hukuman itu tidak membuat pemuda ini jera. Hanya berselang lima bulan, pelaku kembali membuat kasus serupa. Hanya saja, pelaku langsung diamankan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Siantar Martoba.

Informasi dihimpun, Selasa (12/11/2019) sekira pukul 09.30 WIB, pelaku ketahuan mencuri uang dari laci warung milik Hotmian boru Sianturi (65) di Jalan Tangki Gang Pancur, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba. Saat kejadian, korban sedang menjemur coklat.

Dimana korban lagi berada disamping warung miliknya. Tiba-tiba, korban curiga melihat seorang laki laki yang berdiri di depan warungnya. Sehingga korban kembali masuk ke dalam warung.

Alhasil, korban menemukan pelaku memasukkan tangannya di dalam laci warung sambil mengambil uang. Kemudian, pelaku melarikan diri dengan sepedamotor miliknya.

Seketika korban berteriak maling. Naas, saat diteriaki maling, pelarian pelaku pun menjadi sia-sia. Warga setempat yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan dan menangkap pelaku dan menyerahkannya ke polisi.

Dari kantong celana pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa uang Rp2.759.000 yang dicuri dari laci warung milik korban. Tak lama kemudian, tim opsnal Unit Reskrim Polsek Martoba datang menjemput pelaku.
Kapolsek Siantar Barat Iptu Resbon Gultom membenarkan penangkapan itu.

“Ia, tersangka sudah kita amankan. Saat ini pelaku dan barang bukti serta satu unit kreta Satria FU BK 2994 TAB yang dikendarai pelaku sudah diamankan. Selanjutnya, pelaku akan dilakukan pemeriksaan lagi. Kemudian akan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” ujarrnya. (Mag-03/des)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close