Berita

Lagi Nunggu Pacar, Kepala Dipukul Gelas

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Seorang pria, warga jalan DI. Panjaitan Gang PLN Belakang, Kelurahan Huta Tongatonga, Kecamatan Sibolga Utara dianiaya 2 orang pria di Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, tepatnya di depan Rumah Potong Hewan (RPH). Akibatnya, pria yang diketahui bernama Andres Manalu (30) tersebut mengalami luka yang cukup serius.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja, melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin mengatakan, setelah korban melapor ke Polres Sibolga, para pelaku kemudian berhasil diamankan. “Setelah korban membuat laporan, kita langsung bergerak dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” kata Sormin, Sabtu (9/3).

Diterangkannya, menurut laporan korban, saat itu dia sedang menunggu pacarnya yang minta dijemput di depan RPH. Kemudian, seorang pelaku yang diketahui berinisial RR (18) lewat dengan membawa minuman keras ditangannya. RR kemudian menghampiri korban dan menanya alasan berdiri di depan RPH. Setelah menddengar jawaban korba, RR pun kemudian pergi.

“Mau jumpai siapa bang. Korban menjawab, mau jumpai orang. RR kemudian pergi,” kata Sormin menjelaskan keterangan korban kepada penyidik.

Tak berapa lama kemudian, RR datang dengan tersangka lainnya APR (22). Sebelum memukul korban, APR sempat menanyakan alamat tempat tinggal korban. “Orang mana lae. Korban menjawab, orang Sibolga Julu. Tiba-tiba, korban dianiaya oleh kedua tersangka. Salah seorang memukul kepala korban dengan gelas. Sehingga saksi berlari meninggalkan tempat tersebut. Dan saksi mengalami luka-luka,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, membenarkan kejadaian tersebut. Menurut keterangan tersangka RR, saat itu dia sedang lewat dari depan RPH dan melihat korban sedang berdiri di belakang sebuah mobil pengangkut telur. Ketersinggungan terjadi saat korban menjawab dengan sinis pertanyaan RR.

“Ngapain abang disini, tanya RR. Diijawab korban, bukan urusanmu, udah sana kau. RR kemudian menjawab, nggak boleh lagi aku tanya. Kemudian RR meninggalkan tempat tersebut, pergi menuju kuburan batu untuk menemui abangnya APR, yang lagi minum minuman keras bersama dengan teman-temannya,” ungkapnya.

Kepada APR, RR mengaku, ada seseorang yang mencoba mencari keributan di kampung tersebut. Mendengar laporan adiknya, APR lantas naik darah dan bergegas mendatangi korban.

“Setelah korban menjelaskan alamatnya, keduanya kemudian menganiaya korban. APR menendang kedua kaki korban lebih dari 1 kali serta memukulkan gelas pada bahagian kepala korban. Sedangkan RR menendang tubuh dan menarik baju korban,” pungkasnya.

Kedua tersangka kini ditahan di RTP Mapolres Sibolga. Mereka dikenakan pasal 351 ayat 1 Jounto pasal 170 dari KUHPidana. Dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun 6 bulan. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button