Berita

Lagi… Ladang Ganja di Madina Dimusnahkan: Luasnya 5 Ha

MADINA, FaseBerita.ID – Polisi kembali menemukan lima hektare ladang ganja di wilayah hukum Polres Mandailing Natal (Madina), Sabtu (18/1).

Ladang ganja yang ditemukan di pegunungan Simpang Pahu Desa Banjar Lancat Kecamatan Panyabungan Timur itu, berisi tanaman ganja sebanyak 300 ribuan batang. Setelah disisakan sebagian kecil sebagai barang bukti, ladang ganja beserta tanamannya dimusnahkan.

Ada 60 personil gabungan yang dilibatkan dalam operasi tersebut. Terdiri dari personil Satgassus Narkoba Polri, kemudian Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dipimpin Kasubdit 1 AKBP Ahmad Fanani Eko, dari Direktorat Narkoba Polda Sumut dipimpin AKBP Akala FJ, personil dari Polres Metro Jakarta Barat dipimpin AKBP Erick Frendriz, personil dari Polres Madina dipimpin Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji, serta personil dari Koramil 13 Panyabungan.

Usai turun dari lokasi, Kapolres Madina yang memimpin konferensi Pers, Minggu (19/1) menjelaskan, operasi gabungan tersebut berawal dari pengungkapan jaringan narkotika jenis ganja sebanyak 210 Kilogram di Depok baru-baru ini.

Kemudian pengungkapan kasus ganja sebanyak 34 kilogram oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, dan pengungkapan jaringan narkotika jenis ganja sebanyak 254 kilogram oleh Polres Metro Jakarta Barat di wilayah Kabupaten Madina, serta penangkapan tersangka bernama Saparuddin selaku pemilik ladang ganja di Kabupaten Madina.

AKBP Irsan menerangkan, personil yang ikut dalam operasi itu berangkat dari Markas Polres Madina pada Sabtu pagi sekira pukul 05.30 Wib. Lalu tim tiba ke Desa Banjar Lancat sekitar pukul 10.00 WIB.

“Dari Banjar Lancat seluruh personil jalan kaki menuju pegunungan Simpang Pahu menyisir Medan yang penuh tanjakan dan tiba di ladang ganja sekitar pukul 14.00 WIB. Ada dua titik ladang yang kita temukan. Pertama seluas 3 hektare yang berisi tanaman ganja siap panen sekitar 180 ribuan batang dengan ukuran 1,5 meter hingga 2 meter. Dan di lokasi kita juga menemukan ganja kering sudah dipanen seberat 30 kilogram. Kemudian tidak jauh dari titik penemuan pertama, kita kembali menemukan ladang seluas 2 hektare yang berisi tanaman ganja sekitar 120 ribuan batang dengan ukuran tanaman 1,5 meter hingga 2 meter. Total keseluruhan ladang ganja 5 hektare dengan tanaman sekitar 300 ribuan batang,” beber Irsan.

Perwira menengah Polri itu menyebut, sekitar pukul 17.00 WIB, personil melakukan pencabutan pohon ganja dan dilanjutkan dengan pemusnahan di lokasi. Sebagian dibawa sebagai barang bukti guna kepentingan penyidikan.

Dan, ganja kering 30 kg yang ditemukan di lokasi, dibawa untuk kebutuhan sample di laboratorium forensik guna proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan Undang Undang yang berlaku.

Irsan menambahkan, personil gabungan meninggalkan lokasi penemuan ladang ganja menuju Desa Banjar Lancat pada Sabtu malam sekitar pukul 19.30 WIB. Lalu menuju Markas Polres Madina dengan membawa sebagian barang bukti. (wan)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button