Berita

Lagi, Karyawan PT Permata Hijau Sawit Tewas: Tersengat Listrik di Pabrik

FaseBerita.ID – Karyawan PT Permata Hijau Sawit (PHS) Mananti kembali ditemukan tewas, Jumat (5/6) malam sekira pukul 23.00 WIB. Diduga, karyawan PT PHS yang bernaung di Permata Hijau Group (PHG) ini kesetrum atau tersengat listrik saat bekerja shift malam di pabrik kelapa sawit itu.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (6/6), dari warga sekitar menyebutkan diduga karyawan kecelakaan saat bekerja dalam pabrik pengolahan sawit. Dan tidak menggunakan alat keselamatan kerja, seperti sepatu (alas kaki, red).

Kondisi lantai pabrik yang basah, tanpa menggunakan alas kaki, diduga jadi faktor karyawan tersebut kesetrum arus listrik.

“Kabarnya, saat kerja dia (karyawan, red) ini tidak pakai alas kaki. Kan di dalam pabrik itu lantainya basah itu, dia megang kabel pula,” sebut warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Baca juga: PT Permata Hijau Sawit Terkesan Tertutup terkait Karyawan Tewas di Kolam Limbah

Sariful Nasution, Humas PT PHS Mananti yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu malam sekitar pukul 23.00 WIB, saat bekerja. Dan korban merupakan karyawan PT PHS Mananti.

Tidak diketahui penyebab karyawan tersebut bisa kesetrum. Hanya saja menurut Sariful, karyawan ini kesetrum saat memindah-pindahkan lampu dalam pabrik. Yang memang lampu itu bisa dipindah-pindah tempat, berikut kabelnya, untuk menerangi saat bekerja malam.

“Kita nggak tahu kejadiannya gimana, memang ada lampu yang bisa dipindah-pindahkan untuk menerangi,” kata Sariful.

Saat ditemukan, korban sudah kritis. Pihak perusahaan sempat membawa korban ke Bidan, di depan pabrik. Namun sepertinya tidak bisa ditolong.

Dengan menggunakan ambulans perusahaan, korban lalu dibawa ke rumah sakit di Pasir Pangaraian Rohul. Sesampainya di rumah sakit, korban sudah tidak bernyawa lagi.

“Nggak tahu meninggalnya di mana, di jalan atau dimana. Sampai rumah sakit, sudah meninggal,” terang Sariful.

Selanjutnya, korban dibawa ke Desa Bondar Kecamatan Tambusai Rohul, tempat berdomisili keluarga korban. Dan dikabarkan, korban akan dimakamkan di kampung halamannya di Sidikalang. “Ya, dibawa ke Sidikalang,” tambah Sariful.

Di pabrik PT PHS, lokasi kejadi, polres Palas dan polsek sosa langsung olah TKP. Belum bisa disimpulkan penyebab kejadian karyawan pabrik ini kembali telan korban.

“Kita sudah cek TKP, tapi kita periksa dulu saksi-saksi Senin ini. Jadi belum bisa kita simpulkan,” ujar Kapolsek Sosa AKP GM Siagian melalui Kanit Reskrim Ipda Suyatno kemarin usai cek TKP.

Sebelumnya, pabrik PT PHS ini juga baru memakan korban jiwa. Seorang karyawan yang ditemukan tewas di Kolam Limbah pabrik. Dan kasusnya, masih lidik. Diperkirakan hanya berselang dua minggu dari kejadian itu. (tan)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button