Berita

Lagi, JPU Tak Mampu Hadirkan Saksi Pelapor

TAPTENG, FaseBerita.ID – Terdakwa kasus dugaan penipuan CPNS dan pencucian uang, Raja Bonaran Situmeang, menegaskan akan mengadukan tiga orang saksi yang dihadirkan JPU pada sidang lanjutan kasus yang membelitnya, Senin (8/4).

Usai mengikuti sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi di PN Sibolga, Bonaran menyebutkan akan mengadukan tiga orang saksi yakni SM, ISG, SW. Menurutnya, sesuai hasil kesaksian di pengadilan, tampak terlihat ketiga saksi berniat untuk menyuap agar anak mereka yang sedang mengikuti ujian CPNS diluluskan. “Aturannya kan sudah jelas, penerimaan CPNS tidak dibenarkan menyuap,” ujar Bonaran.

Lebih jauh disebutkan, tiga dari empat orang saksi yang dihadirkan JPU di persidangan mengaku menyerahkan uang kepada Efendi Marpaung dan Heppy Rosnani Sinaga yang juga merupakan istri Efendi Marpaung. Dengan adanya pengakuan ketiga saksi, menjadi landasan Bonaran untuk mengadukan mereka.

Menurut Bonaran, sesuai dengan Undang-undang Tipikor Pasal 15 menyebutkan bahwa percobaan tindak pidana korpusi merupakan kejahatan sempurna. Dan sesuai dengan Putusan PN Jakpus Nomor 52/Pidsus/TPK/2016/PNJKT.Pst, kalaupun uang itu tidak sampai, bukan berarti pemberi uang tidak dipidana, karena niatnya sudah disempurnakan dengan memberian uang.

Baca juga: Sidang Kedua Bonaran: PH Bacakan Eksepsi Minta Hakim Tolak Dakwaan JPU

“Besok saya akan laporkan mereka Tipikor Polres Tapteng,” tegas mantan Bupati Tapteng itu.



Pascasarjana

Unefa
1 2Laman berikutnya
Back to top button