Berita

Kurpan Sinaga datangi Kejaksaan Simalungun Pertanyakan Pasal yang Diubah Jaksa

FaseBerita.ID – Kurpan Sinaga, pemilik ketika Bis Annex mendatangi Kejaksaan Negeri Simalungun, Senin (24/2).

Kedatangannya untuk mempertanyakan kenapa pihak Kejaksaan mengubah pasal yang tujukan terhadap dua pelaku pengrusakan plang Bis Annex, yakni Bisker Sitio dan rekan-rekannya.

Kurpan mengatakan, dia sengaja datang ke Kejaksaan membawa alat bukti yang dilakukan oleh terdakwa berupa pipa besi yang dirusak tersangka.

“Sebelumnya, kata Kurpan Sinaga, Penyidik Brigadir Manalu membuat Pasal 170. Namun ketika kami tanya Jaksa Ade Wijaya mengatakan sudah P21. Untuk itu pasal yang digunakan pasal 406 tentang pengrusakan dengan sengaja,” katanya.

Padahal, sambungnya, saksi sudah jelas melihat perbuatan kedua tersangka saat melakukan pengrusakan.

“Lihatlah alat ini. Tak mungkin satu orang yang melakukan pengrusakan seperti ini,” ujarnya sembari menghunjuk barang bukti.

Sementara Penyidik Brigadir Manalu saat ditemui mengatakan, para tersangka sebelumnya sudah mengakui perbuatan mereka. Namun ia mengatakan, penerapan Pasal 406 tersebut lantaran korban dan jaksa sebelumnya sudah melakukan koordinasi.

Sementara Jaksa yang dihunjuk menangani kasus tersebut, Ade Wijaya menerangkan, ketika P19 memang polisi membuat Pasal 170.

“Namun ketika kita meminta barang bukti dan saksi, Polisi tak bisa memenuhi semua. Makanya kita membuat Pasal 406 dan ini sudah ditetapkan,” terang Ade Wijaya. (ros)

Unefa

Pascasarjana


Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker