Berita

Kurir Sabu Dibekuk di Tanjungbalai

FaseBerita.ID – Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai mengamankan 1 tersangka kasus narkotika jenis sabu di Jalan Bacang, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai, Rabu (5/7).

Dari tersangka Doddy Ilham Milka Alias Doddy (43) warga Jalan Bogenvil, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai, diamankan bukti berupa 1 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,12 gram dan 1 unit hp merk nokia warna hitam.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, penangkapan berawal dengan adanya laporan dari masyarakat yang layak dipercaya mengatakan bahwa di jalan Bacang Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai ada seorang laki-laki yang memiliki narkotika jenis sabu.

Berbekal informasi tersebut, Team Unit II Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik A1 maka personel langsung mendatangi TKP untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka Doddy.

“Saat akan ditangkap, melihat kedatangan personel, tersamgka Doddy langsung membuang satu bungkus plastik klip trasparan yang diduga narkotika jenis sabu tersebut ke tanah dengan menggunakan tangan sebelah kanannya,” jelasnya.

Dijelaskan AKBP Putu Yudha Prawira, personel menyuruh mengambil apa yang dibuangnya tadi, alhasil setelah dibuka berisikan satu bungkus plastik klip transparan kecil diduga narkotika jenis sabu-sabu.

Selanjutnya petugas melakukan interogasi dan tersangka menerangkan bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah benar miliknya yang diperolehnya dari seorang laki-laki berinisial EK.

Tanpa menunggu lama Team Unit II Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai mengejar / melakukan pencaharian terhadap tersangka lain yang berinisial EK, namun belum berhasil ditemukan.

“Tersangka Doddy dan barang bukti dibawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut serta mempersangkakan nya dengan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) dari UU RI No 35 Thn 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 5 dan paling lama 12 Tahun kurungan,” pungkas AKBP Putu Yudha Prawira. (ck04/rah)





Back to top button